"Pesan saya untuk kepala keluarga yang belum memiliki rumah, belilah rumah subsidi sebagai rumah pertama. Bunganya flat hanya 5 persen hingga 20–30 tahun. Ini adalah langkah terbaik untuk melawan inflasi karena nilai aset rumah akan terus naik, berbeda dengan kendaraan yang nilainya menyusut. Belilah rumah subsidi, dan belilah di Ingria," ujarnya.
Kinerja Keuangan GRIA
Direktur Keuangan GRIA, Hugofeber Parluhutan mengatakan sepanjang tahun 2025, GRIA mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif sekaligus menandai penguatan kinerja keuangan perseroan.
Hingga Desember 2025, GRIA berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 32,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 5,79 miliar. Sementara laba bersih yang berhasil dicatat untuk Tahun Buku 2025 adalah sebesar Rp7,65 miliar.
Menurut Hugo, kenaikan pendapatan dan laba bersih ini didorong dari kebehasilan perusahaan dalam melakukan efisiensi serta kenaikan penjualan unit perumahan yang dikembangkan oleh GRIA.
"Hal ini menunjukkan kinerja keuangan Perseroan yang menguat dan stabil dengan mencatatkan penjualan sebesar Rp69,06 miliar dari tahun sebelumnya Rp65,02 miliar di tahun 2024," ucap Hugo.
