Jika porsi 20 persen terasa berat, mulailah dari 10 persen terlebih dahulu dan tingkatkan secara bertahap.
7 Tips Menabung yang Mudah Diterapkan
- Prioritaskan Menabung di Awal
Segera sisihkan dana tabungan setelah menerima gaji. Manfaatkan fitur autodebet agar proses menabung berlangsung otomatis setiap bulan.
- Terapkan Aturan 24 Jam Sebelum Berbelanja
Sebelum membeli barang yang bukan kebutuhan utama, tunggu selama 24 jam. Cara ini efektif mengurangi pembelian impulsif yang sering menguras pengeluaran.
- Biasakan Membawa Bekal dari Rumah
Membeli makanan di luar setiap hari dapat menghabiskan ratusan ribu rupiah per bulan. Membawa bekal menjadi salah satu cara sederhana untuk meningkatkan jumlah tabungan.
- Maksimalkan Promo dan Cashback
Gunakan promo serta cashback dari dompet digital untuk transaksi harian. Dana cashback yang terkumpul dapat langsung dialokasikan ke tabungan.
- Jual Barang yang Sudah Tidak Digunakan
Barang bekas yang masih layak pakai dapat dijual melalui marketplace. Hasil penjualan bisa dimanfaatkan untuk menambah tabungan atau dana darurat.
- Tetapkan Target Finansial yang Jelas
Menabung akan terasa lebih mudah jika memiliki tujuan yang spesifik, seperti dana darurat enam bulan gaji, uang muka rumah, atau biaya liburan.
- Manfaatkan Fitur Celengan Digital
Sejumlah bank kini menyediakan fitur tabungan otomatis yang membulatkan nominal transaksi. Selisih pembulatan tersebut akan langsung masuk ke rekening tabungan.
Cara Menghitung Target Tabungan
Agar lebih terarah, berikut beberapa rumus sederhana yang dapat digunakan:
- Dana darurat karyawan: Pengeluaran bulanan × 6 bulan
- Dana darurat wiraswasta: Pengeluaran bulanan × 12 bulan
- Dana pensiun: Pengeluaran bulanan × 12 × 20 tahun
- Uang muka rumah: Harga rumah × minimal 20 persen
Misalnya, jika pengeluaran bulanan mencapai Rp4 juta, maka dana darurat ideal bagi karyawan adalah sekitar Rp24 juta.
Pilihan Tabungan yang Bisa Dipertimbangkan
Beberapa produk tabungan dari bank nasional menawarkan fitur yang beragam, mulai dari bebas biaya administrasi hingga fasilitas autodebet.
Di antaranya adalah produk tabungan dari Bank Central Asia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, serta CIMB Niaga.
