Sementara jika baru memulai pada usia 30 tahun, jumlah dana yang terkumpul hanya sekitar Rp30 juta dalam periode yang sama.
Semakin cepat memulai, semakin ringan pula beban menabung di masa mendatang.
Kapan Waktu Terbaik untuk Mulai Menabung?
Jawabannya adalah sekarang.
Tidak ada kata terlalu cepat maupun terlalu terlambat untuk mulai menabung. Hal terpenting bukanlah besarnya nominal yang disisihkan, melainkan konsistensi dalam melakukannya.
Bahkan, menabung Rp50.000 per minggu sudah cukup untuk membangun kebiasaan finansial yang positif. Dalam setahun, dana yang terkumpul bisa mencapai Rp2,6 juta.
Langkah Awal Memulai Kebiasaan Menabung
Salah satu langkah penting bagi pemula adalah membuka rekening tabungan terpisah dari rekening utama.
Baca Juga: BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan BNIdirect
Dengan cara ini, dana tabungan tidak mudah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, biasakan untuk langsung memindahkan sebagian penghasilan ke rekening tabungan segera setelah menerima gaji.
Prinsip "menabung di awal, bukan dari sisa pengeluaran" menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola keuangan.
Kenali Metode 50/30/20
Metode 50/30/20 merupakan aturan pengelolaan keuangan yang dipopulerkan oleh Senator Amerika Serikat, Elizabeth Warren.
Konsepnya cukup sederhana, yakni membagi penghasilan bulanan menjadi tiga kategori:
- 50 persen untuk kebutuhan pokok, seperti makan, tempat tinggal, transportasi, listrik, dan air.
- 30 persen untuk keinginan, misalnya hiburan, belanja, makan di luar, atau langganan layanan digital.
- 20 persen untuk tabungan dan investasi, termasuk dana darurat dan perencanaan masa depan.
Sebagai contoh, jika memiliki penghasilan Rp5 juta per bulan, maka pembagiannya dapat dilakukan sebagai berikut:
- Kebutuhan pokok: Rp2,5 juta
- Keinginan: Rp1,5 juta
- Tabungan dan investasi: Rp1 juta
