“Pernah mencuat dalam pemberitaan masyarakat mengembalikan beras bantuan karena terlihat tidak layak konsumsi, telah berubah warna diduga terlalu lama disimpan dalam gudang,” kata Yudi.
“Soal tata kelola penyimpangan beras ada badan yang menangani, begitupun soal anggaran yang tidak sedikit agar penyimpanan sesuai standar mutu. Itu sisi lain dari melonjaknya cadangan beras nasional,” kata Heri.
“Bagi kita, tak hanya stok beras aman, harga pun aman, Cadangan beras melimpah, harga juga murah, tidak ada lagi lonjakan harga.”ujar Yudi.
“Masalahnya, besarnya cadangan beras tidak serta merta menurunkan harga. Faktanya, stok terus meningkat, harga beras ikutan menggeliat, “ kata Heri.
Diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan terdapat kenaikan harga beras di bulan Mei 2026, dibandingkan bulan sebelumnya. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, juga terdapat kenaikan. Kenaikan terjadi pada seluruh kategori beras.
Konon, persoalan harga beras lebih kompleks, tak sekadar mekanisme dasar permintaan dan penawaran.Ada mata rantai distribusi dan tata niaga yang berpengaruh.
