Kementerian PKP Targetkan Bedah 10 Ribu Rumah di Jakarta

Jumat 19 Jun 2026, 18:04 WIB
Menteri PKP, Maruarar Sirait mengunjungi calon penerima BSPS di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Jumat, 19 Juni 2026. (Sumber: Dok. Kementerian PKP)
Menteri PKP, Maruarar Sirait mengunjungi calon penerima BSPS di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Jumat, 19 Juni 2026. (Sumber: Dok. Kementerian PKP)

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa hasil verifikasi menunjukkan penerima bantuan yang dikunjungi telah memenuhi kriteria penerima program.

“Hasil pendataan menunjukkan Ibu Ariasih dan Ibu Ahyani termasuk dalam kelompok desil 1. Bahkan tadi pagi kami juga mengecek bahwa mayoritas penerima bantuan di lokasi ini memang berada pada kelompok desil 1, sehingga program ini sudah tepat sasaran,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi DKI Jakarta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program BSPS di Jakarta dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penyelesaian persoalan legalitas lahan. “Kami berterima kasih atas program ini.Untuk persoalan alas hak, pemerintah daerah siap mendukung selama lahan tersebut tidak dalam kondisi bersengketa,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menteri PKP dan jajaran juga meninjau pelaksanaan Pemilihan Terbuka Toko (PTT) Kelompok Penerima Bantuan BSPS di Kelurahan Palmeriam. Kegiatan tersebut diikuti oleh 11 calon penerima bantuan dengan total pagu anggaran sebesar Rp192,5 juta dan diikuti oleh dua toko material bangunan. Dari proses tersebut, berhasil diperoleh efisiensi anggaran sebesar Rp13.455.656 atau sekitar 6,97 persen.

Maruarar meminta hasil efisiensi tersebut dapat dimanfaatkan kembali untuk menambah kebutuhan material bangunan bagi masyarakat penerima bantuan.

“Hasil efisiensi ini silakan dirundingkan bersama agar dapat dibelikan kembali bahan bangunan untuk masyarakat. Saya juga titip pesan, tidak boleh ada pungutan liar. Tolong masyarakat ikut mengawasi, apabila ada pungli segera laporkan dan dokumentasikan,” pungkasnya.


Berita Terkait


News Update