7000 Massa Gelar Aksi Damai di Patung Kuda, Dukung Program Prabowo dan Ajak Jaga Stabilitas Nasional

Jumat 19 Jun 2026, 14:33 WIB
Potret aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juni 2026 yang mendukung program Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)
Potret aksi damai di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Juni 2026 yang mendukung program Presiden Prabowo Subianto. (Sumber: Poskota/M. Tegar Jihad)

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak positif bagi petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha lokal karena meningkatkan permintaan terhadap produk pangan di daerah.

“Dulu hasil panen seperti kubis sering tidak laku. Sekarang terserap. Bidang peternakan, buah-buahan, dan perkebunan juga ikut merasakan manfaatnya. Karena itu kami sangat bersyukur memiliki program yang benar-benar menyentuh masyarakat desa,” kata Don.

Kendati demikian, Don menegaskan aksi yang digelar bukan merupakan aksi tandingan terhadap kelompok tertentu. 

Baca Juga: Hati-hati Lalu Lintas Padat, Aksi Demonstrasi di Jakarta Hari Ini Terjadi di Dua Titik

Menurut dia, aksi tersebut semata-mata untuk menyampaikan aspirasi dan pengalaman masyarakat desa yang merasakan manfaat berbagai program pemerintah.

“Kami hanya ingin memberitahukan kepada masyarakat luas bahwa warga desa sangat puas dengan berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Don mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. 

Menurutnya, kondisi yang aman dan kondusif menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kepercayaan investor, serta menciptakan kepastian bagi dunia usaha dan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan. Jangan sampai perbedaan pandangan memecah persatuan yang selama ini menjadi kekuatan bangsa, ” ujarnya.

Ia menilai stabilitas politik, keamanan, dan ekonomi merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan. 

"Karena itu, seluruh komponen masyarakat perlu mengedepankan dialog, persatuan, dan semangat gotong royong agar pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat," ucapnya. 

Sebagai informasi, dalam pernyataan sikap yang dibacakan di hadapan ribuan peserta, massa juga mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum menindak tegas mafia pangan, mafia pupuk, mafia tanah, mafia impor, serta berbagai praktik yang dinilai merugikan rakyat dan menghambat pelaksanaan program pemerintah.


Berita Terkait


News Update