Harga Emas Antam Hari Ini 14 Juni 2026 Bertahan di Rp2.711.000 per Gram, Saatnya Tunggu?

Minggu 14 Jun 2026, 09:31 WIB
Update Harga Emas 29 November 2025: Antam Resmi Naik Jadi Rp 2,413 Juta/Gram, Investor Wajib Tahu

Update Harga Emas 29 November 2025: Antam Resmi Naik Jadi Rp 2,413 Juta/Gram, Investor Wajib Tahu

POSKOTA.CO.ID - Harga emas batangan produksi Antam masih menunjukkan pergerakan yang stabil pada perdagangan Minggu, 14 Juni 2026.

Berdasarkan informasi terbaru dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram tetap berada di level Rp2.711.000 per gram atau tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.

Tidak hanya harga jual, harga buyback atau harga yang diterima pemilik emas saat menjual kembali ke Antam juga masih bertahan di angka Rp2.454.000 per gram.

Harga buyback merupakan harga yang digunakan ketika pemilik emas ingin menjual kembali logam mulia mereka kepada Antam.

Selisih antara harga jual dan harga buyback menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan investor sebelum melakukan transaksi.

Lantas, ketika harga emas berada dalam kondisi stabil, apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli atau justru menunggu? Simak ulasan lengkapnya.

Baca Juga: Daftar Terbaru Harga Emas Antam Rabu 29 April 2026 Usai Anjlok Rp30.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut adalah daftar rincian harga emas Antam berdasarkan ukuran yang tersedia.

  • Emas Antam 0,5 gram: Rp1.405.500
  • Emas Antam 1 gram: Rp2.711.000
  • Emas Antam 2 gram: Rp5.362.000
  • Emas Antam 3 gram: Rp8.018.000
  • Emas Antam 5 gram: Rp13.330.000
  • Emas Antam 10 gram: Rp26.605.000
  • Emas Antam 25 gram: Rp66.387.000
  • Emas Antam 50 gram: Rp132.695.000
  • Emas Antam 100 gram: Rp265.312.000
  • Emas Antam 250 gram: Rp663.015.000
  • Emas Antam 500 gram: Rp1.325.820.000
  • Emas Antam 1.000 gram (1 kilogram): Rp2.651.600.000

Saatnya Membeli atau Menunggu?

Jika tujuan investasi bersifat jangka panjang, maka membeli secara bertahap atau menggunakan strategi dollar cost averaging dapat menjadi pilihan yang dipertimbangkan.

Namun bagi investor yang menunggu momentum kenaikan harga dalam jangka pendek, kondisi pasar yang cenderung datar saat ini mungkin mendorong mereka untuk menunggu sinyal yang lebih kuat dari pasar global.

Meski demikian, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang memiliki daya tarik tinggi karena kemampuannya menjaga nilai kekayaan dari dampak inflasi dan gejolak ekonomi.


Berita Terkait


News Update