DEPOK, POSKOTA.CO.ID – Warga yang melintas di Flyover Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, digegerkan dengan penemuan jasad bayi dalam kondisi sudah membusuk pada Jumat sore, 5 Juni 2026. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini tengah dalam proses penyelidikan.
Kanit Reskrim Polsek Beji, Iptu Ahmad Lailatul, mengatakan pihaknya menerima laporan awal dari layanan darurat 110 terkait adanya penemuan jasad bayi di lokasi kejadian.
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 15.40 WIB, tak lama setelah waktu salat Ashar. Saat ditemukan, kondisi jasad bayi sudah membusuk sehingga sulit dikenali jenis kelaminnya.
“Sekitar pukul 15.40 WIB, ditemukan jasad bayi dalam kondisi sudah membusuk dan sulit dikenali jenis kelaminnya di pinggir jalan flyover Tanah Baru,” ujar Lailatul saat dikonfirmasi, Jumat malam.
Diperkirakan Meninggal Lebih dari Dua Hari
Berdasarkan kondisi fisik korban, pihak kepolisian memperkirakan jasad bayi tersebut telah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan. Kondisi itu juga menyebabkan bau menyengat di sekitar lokasi penemuan.
Hal tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa jasad bayi telah cukup lama berada di lokasi sebelum akhirnya diketahui warga yang melintas.
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Beji bersama Bhabinkamtibmas segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim medis untuk mengevakuasi jasad bayi menggunakan ambulans menuju rumah sakit guna proses lebih lanjut.
“Anggota langsung mengamankan lokasi dan menghubungi ambulans untuk membawa jasad ke rumah sakit,” jelasnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang diduga sengaja membuang jasad bayi di lokasi tersebut.
Karena lokasi kejadian berada di jalan umum, tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung momen pembuangan jasad tersebut. Polisi menduga pelaku memanfaatkan situasi sepi untuk meninggalkan jasad di pinggir jalan.
“Masih kami selidiki. Tidak ada yang melihat langsung karena lokasi merupakan jalan umum,” tambahnya.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad bayi telah dibawa ke RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, untuk dilakukan autopsi.
Proses autopsi diharapkan dapat membantu mengungkap penyebab kematian sekaligus menjadi petunjuk awal dalam penyelidikan kasus ini.
