Mengapa Zina Diharamkan? Ini Penjelasan Zina Muhsan dan Ghairu Muhsan

Kamis 28 Mei 2026, 17:02 WIB
Ilustrasi. Berzina diharamkan. (Sumber: Pinterest)

Ilustrasi. Berzina diharamkan. (Sumber: Pinterest)

“Tidaklah seorang pezina melakukan zina ketika ia berzina dalam keadaan beriman.” (HR Bukhari dan Muslim)

Larangan Mendekati Zina

Islam juga melarang segala hal yang dapat mengarah kepada zina, seperti khalwat atau berduaan antara laki-laki dan perempuan nonmahram.

Taubat bagi Pelaku Zina

Meski zina termasuk dosa besar, Islam tetap membuka pintu taubat bagi siapa saja yang sungguh-sungguh menyesali perbuatannya dan kembali kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:

“Jika ia kembali dan bertaubat, maka imannya akan kembali.” (HR Abu Dawud)

Zina muhsan dan zina ghairu muhsan memiliki perbedaan utama pada status pernikahan pelakunya. Dalam hukum Islam, keduanya juga memiliki hukuman yang berbeda berdasarkan Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW.

Islam melarang zina karena dampaknya yang sangat besar terhadap moral, kehormatan, keluarga, hingga kehidupan sosial masyarakat.

Oleh sebab itu, umat muslim diperintahkan menjaga diri dan menjauhi segala hal yang dapat mendekati perbuatan zina.


Berita Terkait


News Update