JETOUR T2 i-DM Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Adventure SUV PHEV ini Dibanderol Rp688 Juta

Rabu 29 Jul 2026, 23:03 WIB
JETOUR T2 i-DM resmi dijual di Indonesia dengan harga Rp688 juta. (Sumber: Poskota/Aldi Harlanda Irawan)
JETOUR T2 i-DM resmi dijual di Indonesia dengan harga Rp688 juta. (Sumber: Poskota/Aldi Harlanda Irawan)

POSKOTA.CO.ID - PT JETOUR Sales Indonesia resmi meluncurkan JETOUR T2 i-DM di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Model terbaru ini menjadi langkah strategis JETOUR dalam memperluas lini kendaraan elektrifikasi di Indonesia melalui teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang dipadukan dengan karakter khas Adventure SUV.

JETOUR T2 i-DM dipasarkan dengan harga Rp688.000.000 (OTR Jakarta) dan ditujukan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan tangguh untuk berbagai kondisi perjalanan, namun tetap menawarkan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan untuk penggunaan harian.

Baca Juga: VinFast Hadirkan Ekosistem Kendaraan Listrik Lengkap dan Program Drive Worry Free di GIIAS 2026

JETOUR T2 i-DM Andalkan Teknologi Plug-in Hybrid i-DM

JETOUR T2 i-DM merupakan evolusi dari JETOUR T2 yang sebelumnya telah meraih respons positif di pasar global maupun Indonesia. Secara internasional, model ini telah membukukan penjualan kumulatif lebih dari 500.000 unit dalam waktu 33 bulan, menjadikannya salah satu model terlaris dalam portofolio global JETOUR.

Di Indonesia, JETOUR T2 juga menjadi penyumbang penjualan terbesar merek tersebut dan berhasil menjadi mobil ICE asal China nomor satu pada semester pertama 2026.

Kini, melalui varian i-DM, JETOUR menghadirkan teknologi plug-in hybrid tanpa menghilangkan karakter adventure yang telah menjadi identitas T-Series.

SUV ini mengusung kombinasi Hybrid Dedicated Engine ACTECO 1.5 TGDI generasi kelima, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh, serta 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission yang dipadukan dengan dual electric motor.

Dengan kombinasi tersebut, JETOUR mengklaim T2 i-DM mampu menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.

Selain itu, teknologi Energy Recovery System juga memungkinkan energi yang dihasilkan saat deselerasi atau pengereman dikonversi kembali menjadi listrik untuk mengisi baterai, sehingga efisiensi kendaraan semakin maksimal.

Baca Juga: MyPertamina Xperience Hadir di GIIAS 2026, Kenalkan Energi Berkelanjutan dan Layanan Digital

Tetap Mengusung DNA Adventure SUV


Berita Terkait


News Update