“Situasinya saat ini sudah proses overhaul atau penyisiran. Yang terbakar di ruang auditorium. Pendinginan sudah lewat, tinggal memastikan sisa bara benar-benar padam,” jelas Syaiful, pada Jumat, 22 Mei 2026.
Menurut dia, asap tebal membuat jarak pandang di dalam ruangan sangat terbatas. Petugas harus menyisir ruangan sambil menyemprotkan air ke sejumlah titik yang diduga masih menyimpan bara api.
“Begitu kami sampai, kondisi lantai 5 sudah penuh asap tebal. Jadi petugas harus menggunakan alat penunjang pernapasan untuk melakukan pemadaman dan pencarian titik api,” kata dia.
Dalam proses penanganan, petugas juga melakukan pembongkaran pada bagian plafon auditorium.
Pembongkaran tersebut menjadi bagian penting dalam proses overhaul atau pendinginan lanjutan.
Sebab, bara api yang tersembunyi di sela-sela plafon maupun kabel listrik berpotensi kembali memicu kebakaran apabila tidak segera ditangani.
Lantas, apa penyebab sebenarnya kebakaran di Binus pada Jumat pagi ini? Berikut keterangannya.
Baca Juga: Anak Oknum Polisi Viral karena Konten Rasis di IG, Kini Masuk Pemeriksaan Siber
Penyebab Auditorium Binus Kebakaran Apa?
Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan petugas terkait.
“Penyebabnya masih dalam proses penyidikan. Dari kepolisian juga sudah datang ke lokasi,” ungkapnya.
Belum ada informasi resmi terkait sumber awal api maupun dugaan kerugian akibat insiden tersebut.
Aparat juga masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran auditorium tersebut.
