Korban yang sempat mendapatkan perawatan dalam kondisi koma itu akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Kamis, 14 Mei 2026 di RS Tarakan.
"Sempat dirawat tapi koma. Yang paling fatal luka di kepala sampai batang otaknya enggak berfungsi lagi," ungkap Mita.
Mita menyampaikan, kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian Polda Metro Jaya. Saat ini kepolisian disebut tengah melakukan penyelidikan terkait kasus pengeroyokan ini.
Baca Juga: Polisi Bantah Kasus Pengeroyokan Pegawai Ritel di Pasar Minggu Berakhir Damai
"(Kasusnya) lagi ditindaklanjuti sama Polda," jelas Mita.
Mita menyampaikan, sang adik telah dimakamkan kemarin siang dan pihak keluarga berharap kasus ini bisa terungkap dengan jelas.
Dalam video yang diterima Pos Kota, korban terlihat dikeroyok sekelompok pemuda di lokasi tempat billiard tersebut. Terlihat korban terkapar dan mengalami luka-luka.
