POSKOTA.CO.ID - PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta resmi menutup sementara Halte Kebon Sirih arah Blok M (arah selatan).
Penutupan dilakukan seiring adanya pekerjaan perbaikan jalan yang menjadi bagian dari proyek pembangunan MRT Jakarta.
Kebijakan ini mulai berlaku pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 22.00 WIB hingga Senin, 18 Mei 2026 pukul 05.00 WIB.
Penutupan Berlaku Selama Tiga Hari
Selama masa pengerjaan berlangsung, pelanggan Transjakarta tidak dapat menggunakan Halte Kebon Sirih arah Blok M untuk aktivitas naik maupun turun penumpang.
Baca Juga: Pengendara Keluhkan Antrean Panjang Pertalite di Sejumlah SPBU Jakarta
Kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan bahwa pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan menggunakan Halte Kebon Sirih arah Kota (arah utara) yang masih beroperasi normal.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Kami mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi Transjakarta,” ujar Ayu dikutip dari laman resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta pada Jumat, 15 Mei 2026.
Penumpang Diimbau Menyesuaikan Rute Perjalanan
Transjakarta meminta pelanggan untuk mengatur ulang perjalanan selama penutupan halte berlangsung agar mobilitas tetap lancar.
Informasi terkini mengenai layanan dan perubahan rute dapat diakses melalui aplikasi TJ:Transjakarta maupun media sosial resmi perusahaan.
Masyarakat juga disarankan memantau akun Instagram resmi @infotije serta akun X @PT_Transjakarta guna mendapatkan pembaruan terbaru terkait operasional layanan selama proyek berlangsung.
Proyek MRT Jakarta Berdampak pada Lalu Lintas dan Transportasi
Pekerjaan perbaikan jalan di kawasan Kebon Sirih merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur MRT Jakarta yang saat ini terus berjalan.
Baca Juga: Pedagang Kopi Gelapkan Motor Teman, Ditangkap Polisi saat Bersembunyi di Bogor
Proyek tersebut turut berdampak pada rekayasa lalu lintas dan operasional transportasi umum di sejumlah titik pusat ibu kota.
Transjakarta memastikan koordinasi terus dilakukan agar layanan transportasi publik tetap berjalan optimal selama proses pembangunan berlangsung.
