Pengurangan poin dilakukan karena jawaban dianggap tidak menyebutkan unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dengan artikulasi yang jelas.
"Nilai -5. Regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. Jadi dewan juri tadi berpendapat enggak ada DPD," kata Dyastasita WB.
Tidak lama kemudian, pertanyaan yang sama diberikan kepada regu B. Tim tersebut juga menyampaikan jawaban dengan substansi yang serupa.
“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan presiden,” jawab regu B.
Meski jawaban tersebut dianggap mendekati benar, dewan juri tetap memberikan pengurangan nilai kepada regu tersebut.
Menanggapi protes peserta, dewan juri lainnya menjelaskan, penilaian didasarkan pada kejelasan artikulasi saat peserta menyampaikan jawaban.
“Artikulasi itu penting. Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai,” ujar dewan juri lainnya di hadapan peserta.
Sebagai informasi, LCC 4 Pilar sendiri merupakan kompetisi yang menguji pemahaman peserta mengenai konstitusi, lembaga negara, serta nilai-nilai kebangsaan yang berkaitan dengan empat pilar MPR RI.
Di tengah polemik yang berkembang, nama Dyastasita Widya Budi ikut menjadi perhatian publik.
Lantas, siapa sebenarnya Dyastasita Widya Budi dan apa jabatannya sekarang? Berikut profil juri LCC 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat yang tengah menjadi sorotan.
Baca Juga: Suami Denise Chariesta Siapa dan Viral karena Apa? Disorot Lagi usai Insiden Jaden Gigit Briella
Dyastasita Widya Budi Siapa dan Apa Jabatannya Sekarang?
Berdasarkan informasi yang tercantum dalam laman resmi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Dyastasita Widya Budi merupakan pejabat tinggi yang berada di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.
