Apresiasi Praja IPDN, Wamendagri Bima: Latih Kepemimpinan Atasi Dinamika Pemerintahan

Kamis 30 Apr 2026, 22:50 WIB
Wamendagri Bima Arya apresiasi praja IPDN di Aceh Tamiang. (Sumber: Dok. Kemendagri)

Wamendagri Bima Arya apresiasi praja IPDN di Aceh Tamiang. (Sumber: Dok. Kemendagri)

POSKOTA.CO.ID - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto secara resmi menutup kegiatan Praktik Lapangan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Gelombang III di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu, 29 April 2026.

Penutupan tersebut ditandai dengan prosesi apel di Lapangan Basket Kota, Dusun Amalia, Desa Kota Kuala Simpang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam amanatnya, Bima mengapresiasi jerih payah praja IPDN yang telah berkontribusi nyata terhadap upaya pemulihan di Aceh Tamiang. Pada gelombang pertama, praja IPDN difokuskan pada pemulihan kantor pemerintahan.

Sementara itu, gelombang kedua dan ketiga difokuskan pada pemulihan permukiman serta fasilitas umum. Menurut Bima, selain menjalankan tugas mulia tersebut, praja IPDN secara tidak langsung tengah berlatih menjadi pemimpin andal di masa depan.

Baca Juga: Jadwal Demo Buruh 1 Mei 2026 Besok, Cek Lokasi May Day di Jakarta

“Bumi Aceh Tamiang yang menjadi kawah candradimuka bagi calon para pemimpin birokrasi Indonesia di masa depan yaitu kalian semua,” ujar Bima di hadapan para praja.

Selama penugasan di Aceh Tamiang, praja IPDN diuji tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental. Hal ini pula yang akan mereka hadapi saat mengemban amanah sebagai birokrat di pemerintahan.

Berbagai persoalan tersebut, kata dia, akan sering dijumpai dalam realitas kehidupan. Oleh karena itu, ia berpesan agar para praja mampu mengatasi berbagai persoalan di masyarakat.

“Satu bulan ini adalah simulasi. Satu bulan ini adalah uji coba yang tidak seujung kuku dari apa yang akan kalian hadapi di masa depan nanti,” tambah Bima.

Baca Juga: Apakah Besok Libur Sekolah 1 Mei 2026? Ini Penjelasan Resmi dan Daftar Long Weekend Mei

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa selama menjalankan tugas di Aceh Tamiang, praja IPDN juga semakin terlatih untuk memperkuat kerja sama. Modal inilah yang diyakini akan sangat berguna di dunia pemerintahan.


Berita Terkait


News Update