POSKOTA.CO.ID - Sosok Hanny Kristianto tengah menjadi sorotan usai pernyataannya terkait pencabutan sertifikat mualaf milik Richard Lee viral di media sosial.
Isu ini mencuat setelah beredarnya cuplikan pernyataan Hanny dalam kanal YouTube Nusantaratvstyle dan Reyben.
Dalam pernyataan tersebut, Hanny membenarkan bahwa dirinya mengambil langkah untuk tidak lagi mengakui sertifikat mualaf yang sebelumnya berkaitan dengan Richard Lee.
Keputusan itu, menurutnya, didasari oleh penilaian terhadap praktik keagamaan yang dijalankan.
"Jadi saya sudah bilang ini tidak lagi dipakai ya, karena apa, karena anda tidak menjalankan syariat, tidak shalat," ungkap dia, seperti dikutip pada Senin, 4 Mei 2026.
Lebih lanjut, Hanny menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan tanpa pertimbangan.
Ia menyoroti pentingnya konsistensi dalam menjalankan ajaran agama setelah seseorang memutuskan untuk memeluk Islam.
"Kalau seseorang sudah mendapatkan sertifikat, lalu tidak taat hukum, dan tidak menjalankan syariat islam. Saya memutuskan untuk melepas diri dari orang itu," kata Koh Hanny yang sebagai saksi proses mualaf dr. Ricahrd Lee.
Meski demikian, Hanny juga menegaskan, urusan keimanan merupakan ranah pribadi antara individu dengan Tuhan.
"Jadi untuk soal keislamannya dia itu urusan dia sama Allah SWT, islam ini jangan hanya dibuat hanya sekedar konten," jelasnya.
Baca Juga: Persib Menang Lawan Persebaya, Federico Barba dan Matricardi Makin Pede Lawan Lion City Sailors
