POSKOTA.CO.ID - Buah selama ini dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Karena kandungan nutrisinya, buah kerap menjadi bagian dari pola makan sehat sehari-hari.
Namun di balik manfaat tersebut, tidak semua jenis buah aman dikonsumsi dalam jumlah banyak, terutama bagi penderita diabetes.
Beberapa buah ternyata memiliki kandungan gula alami atau fruktosa yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi tanpa memperhatikan porsi, buah-buahan tersebut dapat memicu lonjakan kadar gula darah dengan cepat.
Kondisi ini membuat penderita diabetes perlu lebih selektif dalam memilih jenis buah yang dikonsumsi. Selain memperhatikan rasa manis, indeks glikemik dan kandungan serat pada buah juga menjadi faktor penting untuk menjaga kestabilan gula darah.
Sejumlah buah yang umum dikonsumsi masyarakat bahkan masuk dalam kategori tinggi gula alami. Buah-buahan ini tetap boleh dimakan, namun sebaiknya dibatasi agar tidak memicu peningkatan gula darah berlebihan.
Baca Juga: Guru PPPK Paruh Waktu Kini Digaji Rp2 Juta per Bulan, Bagaimana Mekanisme Kenaikannya?
Daftar Buah Tinggi Gula yang Perlu Dibatasi
1. Mangga
Mangga memiliki rasa manis yang khas karena kandungan gulanya cukup tinggi. Dalam satu buah mangga matang, kadar gula dapat meningkat cukup signifikan sehingga kurang disarankan dikonsumsi berlebihan oleh penderita diabetes.
2. Anggur
Anggur mengandung glukosa alami dengan indeks glikemik yang relatif tinggi. Konsumsi dalam jumlah banyak dapat membuat gula darah naik dalam waktu singkat.
3. Pisang Matang
Pisang matang memiliki kandungan gula lebih tinggi dibandingkan pisang yang masih setengah matang. Karena itu, penderita diabetes dianjurkan membatasi porsinya.
4. Nanas
Nanas dikenal menyegarkan, tetapi kandungan gula alaminya cukup tinggi. Buah ini juga memiliki indeks glikemik sedang hingga tinggi sehingga perlu dikonsumsi secara bijak.
5. Semangka
Meski kaya kandungan air dan terasa ringan, semangka memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat memicu lonjakan gula darah lebih cepat.
Buah yang Lebih Aman untuk Menjaga Gula Darah
Di sisi lain, ada beberapa buah yang dinilai lebih aman dikonsumsi penderita diabetes karena mengandung serat tinggi dan indeks glikemik rendah.
Apel
Apel mengandung pektin, yaitu serat yang membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah sehingga kadar gula lebih stabil.
Pir
Pir memiliki kandungan serat tinggi dan indeks glikemik rendah, sehingga cocok dijadikan camilan sehat sehari-hari.
Jeruk
Jeruk utuh kaya vitamin C dan serat. Konsumsi buah secara langsung dinilai lebih baik dibandingkan dalam bentuk jus karena kandungan seratnya tetap terjaga.
Stroberi
Stroberi termasuk buah rendah gula dan kaya antioksidan yang baik untuk membantu menjaga kesehatan tubuh.
Alpukat
Alpukat hampir tidak mengandung gula dan kaya lemak sehat. Buah ini sering direkomendasikan untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.
Baca Juga: Update Harga Samsung Galaxy Mei 2026, Lengkap Semua Seri
Cara Aman Mengonsumsi Buah bagi Penderita Diabetes
Selain memilih jenis buah, cara konsumsi juga perlu diperhatikan agar manfaat nutrisi tetap optimal. Buah sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk utuh, bukan dijadikan jus dengan tambahan gula.
Penderita diabetes juga dianjurkan mengontrol porsi makan dan mengombinasikan buah dengan sumber protein atau lemak sehat untuk membantu memperlambat penyerapan gula.
Dengan pemilihan buah yang tepat dan pola konsumsi yang seimbang, penderita diabetes tetap dapat memperoleh manfaat nutrisi buah tanpa khawatir terjadi lonjakan gula darah.
