Obrolan Warteg: Jabodetabekpunjur Prospek Masa Depan

Kamis 30 Apr 2026, 09:04 WIB
Ilustrasi Obrolan Warteg edisi Kamis, 30 April 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Ilustrasi Obrolan Warteg edisi Kamis, 30 April 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

“Wajar saja, jika keterpaduan kebijakan yang selama ini dapat dijalankan menyangkut transportasi publik, sementara sektor lain seperti masalah sampah, lingkungan dan energi masih belum terkoordinasi dengan baik,” jelas mas Bro.

“Iya juga. Masalah sampah Jakarta hanya dikerjasamakan dengan Kota Bekasi, belum dalam konsep Jabodetabek, terlebih Jabodetabekpunjur,” kata Yudi.

“Karenanya, ke depan aglomerasi Jabodetabekpunjur adalah tuntutan keadaan. Jika dikatakan prospek masa depan tidaklah berlebihan agar wilayah tersebut terkoneksi dengan baik. Tak hanya soal mengatasi macet dan masalah banjir, juga persoalan sampah, lingkungan, energi, pangan dan air bersih,” urai mas Bro.

“Hanya aglomerasi dapat terkoneksi dan berkolaborasi, jika masing – masing tidak saling intervensi.Kebijakan harus tersinkronisasi untuk kepentingan aglomerasi, tetapi soal otonomi menjadi kebijakan tersendiri,” kata Heri.

“Lain lagi, jika aglomerasi mempunyai gubernur tersendiri,” ujar Yudi mengakhiri obrolan warteg hari ini.


Berita Terkait


News Update