POSKOTA.CO.ID - Sosok Tiyo Ardianto, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) periode 2025, tengah menjadi perhatian publik.
Namanya ramai diperbincangkan setelah menyampaikan kritik terbuka terhadap gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah forum diskusi.
Pernyataan tersebut memicu beragam respons di media sosial.
Selain menyoroti kepemimpinan Presiden, Tiyo juga menyinggung isu penangkapan figur publik berinisial Dadan yang menurutnya berpotensi mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan ekonomi nasional.
Kritik Tiyo Ardianto terhadap Kepemimpinan Presiden

Dalam pernyataannya, Tiyo mempertanyakan peran Presiden yang dinilainya lebih banyak menyampaikan motivasi dibandingkan kebijakan konkret.
Ia menilai perhatian publik terhadap sejumlah persoalan ekonomi, seperti pelemahan nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), mendadak bergeser setelah mencuatnya kasus penangkapan Dadan.
Menurut Tiyo, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi adanya pergeseran fokus perdebatan publik.
Ia bahkan menyebut Presiden sebagai "CEO MBG", sebuah istilah yang digunakan untuk mengkritik besarnya perhatian pemerintah terhadap program tertentu.
Baca Juga: Nama Sarwendah Dikaitkan dengan Pesugihan Gunung Kawi, Ini Faktanya
Pernyataan tersebut kemudian viral dan membuat sosok Tiyo semakin dikenal di kalangan masyarakat luas.
