Stasiun Bekasi Timur Resmi Dibuka Lagi, Jalur KA Kembali Normal Usai Uji Keselamatan

Rabu 29 Apr 2026, 19:53 WIB
Stasiun Bekasi Timur resmi dibuka lagi. (Sumber: X/@manpixel9proxl)

Stasiun Bekasi Timur resmi dibuka lagi. (Sumber: X/@manpixel9proxl)

POSKOTA.CO.ID - Operasional kereta api di Stasiun Bekasi Timur akhirnya kembali berjalan normal setelah sebelumnya sempat dihentikan akibat insiden kecelakaan.

Jalur rel dari arah Cikarang menuju Bekasi maupun sebaliknya kini sudah kembali dapat dilalui oleh perjalanan kereta.

Pembukaan kembali lintasan diawali dengan uji coba yang dilaksanakan pada Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.

Uji coba tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Direktur Utama KAI.

Baca Juga: Penemuan Mayat Pria di Cileungsi Bogor Gegerkan Warga, Diduga Meninggal karena Sakit

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dinyatakan aman dan layak operasi, jalur resmi kembali digunakan mulai pukul 14.00 WIB.

Kondisi Penumpang Berangsur Normal

Potret korban insiden kecelakaan kereta. (Sumber: X/@gunasatwam)

Seorang petugas Polsuska di Stasiun Bekasi Barat mengungkapkan bahwa hingga pukul 17.00 WIB, kondisi arus penumpang sudah kembali normal.

Tidak lagi terlihat antrean maupun penumpukan penumpang seperti yang sempat terjadi saat layanan ditutup.

Sebelumnya, penutupan Stasiun Bekasi Timur memaksa para penumpang dari wilayah Cibitung, Tambun, hingga Bekasi untuk mengalihkan perjalanan melalui Stasiun Bekasi Barat.

Situasi tersebut sempat menyebabkan kepadatan cukup tinggi.

Baca Juga: Guru Ngaji Pelaku Kekerasan Seksual di Tangerang Ditangkap Polisi

Riko Marbun, salah seorang pengguna KRL, mengaku harus menambah biaya perjalanan karena terpaksa menggunakan ojek online menuju stasiun alternatif.

“Mau enggak mau harus ke Bekasi Barat, jadi tambah waktu dan biaya,” ujar Riko.

Menhub Pastikan Keselamatan Jadi Prioritas

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pembukaan kembali layanan dilakukan setelah seluruh aspek keselamatan dipastikan terpenuhi.

Pernyataan Menhub soal Clearance KNKT

Menurut Dudy, keputusan pembukaan jalur baru dilakukan setelah memperoleh clearance dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kalau sudah ada clearance dari KNKT, kami buka kembali layanan. Yang paling utama adalah keselamatan, termasuk uji rel dan persinyalan,” kata Dudy di Bekasi Timur.

Ia menambahkan, proses pembukaan lintasan sangat bergantung pada hasil investigasi KNKT, terutama terkait kondisi rel dan sistem persinyalan.

Baca Juga: Kecelakaan KA Bekasi Timur Picu Evaluasi Green SM, Menhub Turun Tangan

Data Korban Kecelakaan

Dalam kesempatan yang sama, Dudy juga memaparkan data terbaru terkait korban terdampak kecelakaan.

Total terdapat 106 penumpang yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 15 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 91 lainnya mengalami luka-luka.

Sebanyak 38 korban luka telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.


Berita Terkait


News Update