Saat ditanyai berkaitan okupansi pedagang ikan hias di sana, Fajri tidak menampik bahwa TPHP Cengkareng memang belakangan sepi pengunjung.
Menurut dia, sepinya pengunjung bukan hanya di TPHP Cengkareng saja, namun di lokasi ikan hias lain, bahkan di tempat usaha lainnya.
Hal ini, lanjut Fajri, karena ia nenilai salah satu faktor yang membuat sepi pengunjung karena dampak daya beli masyarakat yang menurun.
"Tentunya dipengaruhi ya, oleh kondisi sosial ekonomi masyarakat kita juga. Bahkan tidak hanya di sini gitu, di lokasi lain pun mengalami hal yang serupa kayak gitu. Jadi kita juga pengennya sih rame terus dan segala macamnya," ungkapnya.
Baca Juga: Gudang JNE di Sukmajaya Depok Kebakaran, Api Berasal dari Retur Bahan Kimia
Fajri menyebut, strategi yang dilakukan agar TPHP Cengkareng tetap eksis yakni dengan memanfaatkan media sosial (medsos). Kemudian kegiatan misalnya edukasi dan sejenisnya juga masih terus berjalan.
"Kita sering bikin konten terus diposting. Kemudian kita juga kalau ada anak sekolah mau datang berkunjung dipersilahkan," tutur dia. (pan)
