Selain itu, Arifah juga melakukam peninjauan aktivitas masyarakat, termasuk komunitas lansia yang tetap produktif dan berdaya di lingkungan masing-masing.
“Ini topi yang saya pakai adalah karya mereka. Di mana mereka yang usia lansia tetap produktif dan tetap bersemangat di tengah masyarakat,” ucapnya.
Baca Juga: Urai Kemacetan, Pemkab Bogor Lakukan Penataan Bangunan Liar di Jalur Puncak
Secara teknis berjalan RBI menurut Arifah di tiap kelurahan akan memiliki karakter dan fokus program yang berbeda.namun tetap mengarah pada penguatan ketahanan keluarga.
“Masing-masing kelurahan pasti punya spesifikasi tersendiri dan fokus-fokus tersendiri. Tapi pada intinya adalah bagaimana menguatkan ketahanan keluarga,” kata dia.
Supaya RBI dapat berjalan yang diharapkan, Arifah menyebutkan betapa pentingnya peran perempuan dalam memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat.
“Karena keluarga yang berdaya ditopang oleh perempuan yang berdaya. Kalau keluarga berdaya, kelurahannya akan berdaya, dan Indonesia juga akan berdaya,” tuturnya.
Arifah berharap, Kementerian PPPA menargetkan program RBI dapat direplikasi di seluruh daerah di Indonesia melalui penguatan sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah.
“Harusnya seluruh Indonesia menjadi target kita. Karena kita bersama-sama dengan kementerian lain dan fokusnya sekarang di tingkat desa, jadi kita bergandengan tangan bersama-sama,” ujarnya. (ang)
