TAMBORA, POSKOTA.CO.ID - Seorang karyawan sablon bernama Dedi, selamat dari komplotan begal saat sedang melintas di Jalan Kepanduan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Jumat, 24 April 2026 malam.
Korban menceritakan awalnya hendak menjemput temannya untuk bekerja di sablon sekitar pukul 19.00 WIB.
"Habis itu saya dipepet dua orang, disuruh berhenti, disuruh turun," kata Dedi berdasarkan pengakuannya, Sabtu, 25 April 2026.
Saat itu, Dedi mengatakan dirinya diancam dua pelaku menggunakan sajam dan mereka meminta motor beserta barang berharga lainnya.
Baca Juga: 2 Pemuda Dibegal saat Hendak Berkemah di Gunung Gede Bogor, Pelaku Ngaku Polisi
"Saat itu mereka minta motor sama hape saya," ungkap dia.
Dedi yang tidak mau memberikan barangnya begitu saja berusaha memberikan perlawanan hingga mengalami luka.
Saat terluka, ia mengaku langsung menuju ke rumah sakit dan saat kejadian kebetulan motornya dalam posisi dikunci stang.
Karena itu, kepada polisi, ia mengungkapkan saat dibegal tidak langsung melapor karena harus ke rumah sakit.
Baca Juga: Aksi Begal di Cakung Jaktim, Korban Dibacok hingga Motor Dirampas
"Udah penuh darah semua saya. Makanya saya belum lapor, saya lemes, saya berantem ama itu orang," jelas dia.
Diungkapkannya, saat perkelahian dengan dua pelaku begal, tidak ada orang yang membantu. Sebab saat kejadian kondisi sedang sepi.
"Enggak ada yang bantu, makanya pas saya tau luka saya langsung kabur. Posisi motor udah saya kunci stang," kata Dedi.
Pagi tadi dirinya melapor kejadian ini ke Polsek Tambora. Pihak kepolisian langsung melakukan pengecekan dan ternyata motor Dedi masih berada di lokasi itu.
"Alhamdulillah motor masih ada dalam posisi dikunci stang," tutur dia.
Sementara, pihak kepolisian Polsek Tambora masih menyelidiki kasus ini dengan mengumpulkan bukti-bukti yang ada.
