Akun Instagram yang sebelumnya dapat diakses publik kini diketahui telah dikunci dan memiliki sekitar 1,9 ribu pengikut.
Langkah tersebut memicu rasa penasaran warganet yang berupaya menelusuri akun tersebut untuk memperoleh klarifikasi secara langsung.
Pencarian terhadap akun media sosial Happy pun meningkat, seiring belum adanya pernyataan resmi yang disampaikan ke publik.
Di tengah situasi tersebut, beredar tangkapan layar yang memperlihatkan pesan permintaan maaf pribadi yang diduga dikirimkan oleh Happy kepada salah satu korban.
Dalam isi pesan tersebut, ia disebut mengakui adanya kesalahan di masa lalu yang telah menimbulkan luka dan trauma.
Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat klarifikasi terbuka yang disampaikan melalui kanal resmi, baik dari yang bersangkutan maupun pihak terkait.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Odama Studio juga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kasus yang menyeret nama pendirinya tersebut.
