Industri Kendaraan Niaga Makin Kuat, Hino Genjot Produksi dan TKDN di Indonesia

Minggu 19 Apr 2026, 16:00 WIB
Ilustrasi Hino Motors Sales Indonesia menegaskan bahwa penguatan industri tidak hanya dilakukan dari sisi produksi, tetapi juga layanan kepada pelanggan (Sumber: Hino)

Ilustrasi Hino Motors Sales Indonesia menegaskan bahwa penguatan industri tidak hanya dilakukan dari sisi produksi, tetapi juga layanan kepada pelanggan (Sumber: Hino)

POSKOTA.CO.ID - Perkembangan industri kendaraan niaga di Indonesia menunjukkan tren positif seiring meningkatnya investasi dan penguatan produksi dalam negeri. Salah satu kontribusi datang dari Hino Motors Ltd bersama entitasnya di Indonesia yang terus memperluas peran di sektor ini.

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Faisol Riza dengan jajaran manajemen Hino, termasuk Satyakam Arya, Shingo Sakai, serta Hiroshi Terawaki.

Pertemuan tersebut membahas arah pengembangan industri kendaraan komersial, termasuk potensi Indonesia sebagai pusat produksi dan ekspor.

Presiden Direktur Hino Motors Sales Indonesia, Shingo Sakai, menegaskan bahwa penguatan industri tidak hanya dilakukan dari sisi produksi, tetapi juga layanan kepada pelanggan.

“Langkah strategis ini semakin memperkuat posisi Hino sebagai salah satu pemain utama kendaraan niaga di Indonesia. Selain berfokus pada peningkatan produksi lokal, kami juga memastikan dukungan layanan purna jual yang menyeluruh guna menjaga performa kendaraan pelanggan,” ujar Shingo Sakai.

Baca Juga: Hino Luncurkan Bus 4x4 di GIICOMVEC 2026, Cocok untuk Perkebunan dan Tambang

Investasi dan Kapasitas Produksi Terus Ditingkatkan

Dalam diskusi tersebut, Hino memaparkan komitmennya melalui peningkatan investasi yang kini mencapai USD 112,5 juta. Investasi tersebut turut didukung kapasitas produksi hingga 75.000 unit per tahun.

Selain itu, kegiatan manufaktur Hino di Indonesia juga telah menyerap lebih dari 1.500 tenaga kerja, yang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan industri otomotif nasional.

Tak hanya berfokus pada pasar domestik, Hino juga melihat peluang besar Indonesia sebagai basis ekspor kendaraan niaga ke pasar regional dan global.

Dengan dukungan rantai pasok lokal yang semakin kuat, langkah ini dinilai dapat meningkatkan daya saing industri otomotif nasional sekaligus memperluas kontribusi terhadap perekonomian.

Peningkatan TKDN Perkuat Industri Lokal

Upaya lain yang dilakukan adalah peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, kandungan lokal produk Hino berada di kisaran 44,35 persen hingga 57,26 persen.


Berita Terkait


News Update