“Seluruh rangkaian operasi evakuasi berjalan dengan lancar berkat sinergi dan koordinasi yang baik antara seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat di lapangan,” beber Junetra.
Junetra juga mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan profesionalisme dan soliditas tim di lapangan.
“Operasi ini merupakan bukti nyata soliditas dan profesionalisme Tim SAR Gabungan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan,” tambahnya.
Baca Juga: Buron Kasus 58 Kg Sabu, Alung Diringkus Polisi di Jambi
Sebelumnya, helikopter milik PT Matthew Air tersebut dilaporkan hilang kontak pada Kamis pagi saat melakukan penerbangan di Kalimantan Barat. Pesawat itu diketahui lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Kabupaten Melawi pada pukul 07.34 WIB, dengan tujuan helipad PT GAN di Kabupaten Kubu Raya.
Namun, pada pukul 08.39 WIB, helikopter dilaporkan hilang kontak. Berdasarkan data sementara, posisi terakhir pesawat terdeteksi di sekitar Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Mendapat laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak langsung mengerahkan 20 personel ke lokasi untuk melakukan pencarian. (man)
