Ungkap Masalah Air Keruh dan Bau, PAM Jaya Pastikan Penanganan Langsung ke Warga Terdampak

Selasa 14 Apr 2026, 20:33 WIB
Ilustrasi, air kram PAM keruh dan berbau di Rawa Buaya, Cengkareng. (Sumber: freepik)

Ilustrasi, air kram PAM keruh dan berbau di Rawa Buaya, Cengkareng. (Sumber: freepik)

CENGKARENG, POSKOTA.CO.ID - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Jaya (PAM Jaya) buka suara terkait air keruh dan berbau di RT 05 RW 02 Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, yang dikeluhkan warga sejak lama.

Humas PAM Jaya, Gatra Vaganza membeberkan penyebab air keruh dan berbau di wilayah itu.

"Jadi kan itu kan asal airnya itu dari TKR ya sumber airnya itu, TKR tuh PDAM di Tangerang tuh. Kan kami beli air curah dari situ. Nah mereka sempat ada gangguan suplai tuh dari TKR tuh, dari TKR sempat ada gangguan suplai karena ada gangguan sampah gitu infonya ya dari sumber air baku mereka," kata Gatra kepada wartawan, Selasa, 14 April 2026.

"Jadi suplai berkurang, khawatir ya dengan suplai berkurang itu sedimentasi atau endapan-endapan yang ada di bawah itu tuh naik tuh. Endapan di reservoir kayak gitu-gitu ya itu jadi naik," sambungnya.

Baca Juga: Pramono Anung Minta Pasukan Kuning Bina Marga Lebih Proaktif Pantau Kondisi Infrastruktur

Gatra menyampaikan, PAM Jaya telah melakukan penangan terhadap kawasan tersebut yang airnya keruh dan berbau dengan cara dilakukan flushing. Saat ini, ia memastikan air yang sempat keruh sudah teratasi.

"Kami sudah melakukan flushing, melakukan flushing jadi airnya tuh sebenarnya udah normal. Ini kami juga udah ngambil video sampling-nya nih, salah satunya ada dari di RT 05 RW 02. Udah mulai bersih nih, di sini udah bersih bahkan," ucap dia.

Gatra menduga, bagi warga yang air PAM di rumahnya masih keruh, kemungkinan disebabkan karena kran air tidak digunakan dalam waktu lama.

Baca Juga: Tren Nikah KUA di Bogor Naik pada 2026, Didominasi Pasangan Gen Z

Maka dari itu, kran tersebut perlu dibuka terlebih dulu untuk membuat air kotor sebelum digunakan kembali.

"Karena ada kondisi kemarin pelanggan belum ngebuka-buka, jadi mungkin kalau kayak gitu dia harus buka dulu sementara buat ngebuang sisa endapan yang ada di jaringannya dia. Udah sih abis itu harusnya udah enggak ada isu lagi untuk bau sama warna keruh gitu ya," jelasnya.


Berita Terkait


News Update