Kumpulan Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD 2026, Lengkap dengan Kunci Jawaban

Selasa 14 Apr 2026, 11:16 WIB
Ilustrasi - Para siswa mengerjakan soal TKA Bahasa Indonesia SD 2026. (Sumber: Dok/Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14)

Ilustrasi - Para siswa mengerjakan soal TKA Bahasa Indonesia SD 2026. (Sumber: Dok/Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14)

POSKOTACOID - Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD 2026 ramai dicari oleh para siswa dan wali murid menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Tes Kemampuan Akademik jenjang sekolah dasar (SD) akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat, tepatnya mulai 20 April 2026 mendatang.

Para siswa kelasa 6 SD dan sederajat akan mengikuti tes ini untuk mengukur capaian belajar siswa secara objektif.

Baca Juga: Echadeyca FH UI Siapa? Ini Sosok Mahasiswa yang Ikut Disebut dalam Grup Chat Pelecehan Seksual

Salah satu mata pelajaran yang akan diuji dalam TKA adalah bahasa Indonesia. Pada mata pelajaran ini, keterampilan yang menjadi fokus utamanya adalah membaca.

Dilansir dari situs resmi Pusat Asesmen Pendidikan Mendikdasmen, Membaca dipilih sebagai fokus karena merupakan keterampilan yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.

Sebagai salah satu persiapan untuk mengikuti tes ini, para siswa dapat mengerjakan soal TKA Bahasa Indonesia SD 2026 yang disediakan Kemendikdasmen.

Baca Juga: Siapa Saja Mahasiswa FH UI yang Terseret Pelecehan Seksual di Grup Chat? Ini Daftar Namanya

Contoh Soal TKA SD Bahasa Indonesia 2026

Bagi para siswa yang ingin mempersiapkan diri mengikuti TKA SD 2026, maka bisa mencoba berlatih dengan mengerjakan beberapa soal di bawah ini, seperti yang dirangkum dari laman Pusat Asesmen Pendidikan Mendikdasmen.

Teks Soal Nomor 1-2

Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?

Hewan bisa dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan makanan mereka. Karnivora, hewan pemakan daging. Contoh hewan karnivora adalah singa. Selanjutnya herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan. Sapi adalah contoh hewan herbivora. Terakhir, hewan omnivora, yaitu hewan pemakan daging dan tumbuhan, seperti beruang.

Dari kelompok herbivora, ada hewan yang hanya makan daun saja. Mereka disebut folivora. Hewan folivora hanya makan daun untuk hidup. Namun, daun itu susah untuk dicerna, apalagi kalau sudah tua. Kadang-kadang daun juga mengandung zat yang bisa berbahaya.

Agar bisa mencerna daun, tubuh hewan folivora punya cara khusus. Mereka punya usus yang panjang agar makanan bisa diproses lebih lama. Tubuh hewan folivora bekerja lebih lambat, jadi tidak terlalu banyak bergerak. Di dalam perut hewan folivora juga ada bakteri baik yang membantu mencerna daun. Beberapa hewan folivora lebih suka daun muda karena lebih lembut dan mudah dimakan.

Ada beberapa contoh hewan folivora yang hidup di alam. Misalnya, panda yang makan daun bambu. Ada juga koala yang makan daun eukaliptus. Mereka tinggal di hutan dan sangat bergantung pada daun untuk makan. Karena itu, hutan tempat mereka tinggal harus dijaga supaya mereka bisa terus hidup.

Baca Juga: Keona Ezra Pangestu Anak Siapa? Ini Sosok yang Bantah Dugaan Pelecahan dalam Kasus FH Universitas Indonesia

1. Bagan mana yang sesuai untuk menggambarkan informasi pada teks tersebut?

A. Tiga Kelompok Utama Hewan (berdasarkan makanannya) > Cara Hewan Folivora Mencerna Daun > Pengertian Hewan Folivora > Contoh Hewan Folivora
B. Tiga Kelompok Utama Hewan (berdasarkan makanannya) > Contoh Hewan Folivora > Pengertian Hewan Folivora > Cara Hewan Folivora Mencerna Daun
C. Tiga Kelompok Utama Hewan (berdasarkan makanannya) > Pengertian Hewan Folivora> Contoh Hewan Folivora > Cara Hewan Folivora Mencerna Daun
D. Tiga Kelompok Utama Hewan (berdasarkan makanannya) > Pengertian Hewan Folivora> Cara Hewan Folivora Mencerna Daun > Contoh Hewan Folivora

Jawaban: D

2. Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf ketiga teks tersebut?

A. Jenis daun yang cocok untuk hewan folivora.
B. Pembagian hewan berdasarkan makanan mereka.
C. Cara khusus tubuh hewan folivora mencerna daun.
D. Peranan penting hutan bagi kehidupan hewan folivora.

Jawaban: C

Teks Soal Nomor 3-4

Kenthus yang Sombong

Di tengah padang rumput terdapat kolam. Kolam itu dihuni banyak katak. Kenthus adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Dia merasa tidak terkalahkan.

Suatu pagi Kenthus melompat di padang rumput. Ada seekor anak lembu. Ia sedang bermain dan berlari-lari. Anak lembu itu menjulurkan lidahnya untuk makan. Lidahnya mengenai Kenthus.

Kenthus melompat. “Berani makhluk ini mengusikku!” kata Kenthus sembari menuju ke tepi kolam.

Kenthus sampai di tepi kolam.

“Kenthus, mengapa kamu terengah-engah?” tanya Naka.

“Wajahmu terlihat pucat,” kata Tata.

“Lihatlah di padang rumput itu. Makhluk itu sangat sombong. Ia tadi hendak menelanku!” kata Kenthus dengan napas terengah-engah.

Koko, kakak Kenthus, menjelaskan. “Makhluk itu anak lembu. Anak lembu tidak jahat. Lembu tidak makan katak. Ia hanya makan rumput.”

“Aku tidak percaya. Tadi, aku dikejarnya dan hampir ditendang olehnya,” jawab Kenthus menggebu-gebu.

Koko hanya diam mendengar adiknya berbicara.

“Aku sebenarnya bisa melawannya dengan mengembungkan diriku,” lanjut Kenthus dengan bangga.

“Kamu tidak akan dapat menandingi lembu itu. Perbuatan kamu berbahaya,” kata Koko.

Kenthus mengembungkan tubuhnya. Perutnya membesar secara berlebihan. Tiba-tiba ia jatuh lemas. Perutnya terasa sakit. Perlahan-lahan ia mengempiskan tubuhnya. Akhirnya tubuh Kenthus kembali ke ukuran semula.

“Kenthus, kamu tidak apa-apa?” tanya Koko.

“Aku baik-baik saja. Maafkan aku, Kak. Aku tidak mendengar kata-katamu,” kata Kenthus sembari menunduk.

3. Apa kejadian yang membuat Kenthus merasa menyesal?

A. Kenthus hendak ditelan anak lembu di padang rumput.
B. Kenthus berlari ke tepi kolam hingga terengah-engah.
C. Kenthus mengembang terlalu besar hingga jatuh lemas.
D. Kenthus dimarahi Koko karena terlalu menggebu-gebu.

Jawaban: C

4. Apa yang dijelaskan Koko tentang anak lembu?
Pilih jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.

A. Makhluk itu sangat sombong.
B. Anak lembu tidak jahat.
C. Lembu tidak makan katak.

Jawaban: B dan C

Teks Soal Nomor 5

Antre, Dong!

Tia dan Devi sedang berada di Toko Buku Gemar. Mereka mencari buku pelajaran. Setelah menemukan buku yang dicari, mereka menuju ke kasir. Mereka menempati urutan kelima dan keenam. Tak lama kemudian, ada orang yang mengantre di belakang mereka. Mereka sabar menunggu giliran membayar di kasir.

Namun, tiba-tiba seorang pemuda berjalan ke antrean paling depan. Tentu saja, orang-orang yang sudah mengantre lebih dulu memprotes.

“Tolong, antre, Dik,” kata seorang ibu yang berada di belakangnya.

“Maaf, Bu, saya harus cepat-cepat. Ini juga hanya satu buku, pasti tidak akan lama. Tidak akan sampai lima menit,” kata pemuda itu.

“Tidak boleh seperti itu, Nak. Kita harus membudayakan antre. Jika kamu harus cepat-cepat, bolehkah saya tahu alasannya?” ucap ibu itu.

“Iya, Kak, kita harus antre. Semua yang ada di sini juga ingin cepat dilayani. Apa Kakak tidak malu melihat seorang ibu-ibu saja bersedia mengantre? Kakak yang muda justru bertingkah sebaliknya,” sahut Tia. Devi terlihat hanya diam dan mengangguk.

Mendengar ada suara seperti keributan, Pak Satpam pun masuk. Dia menenangkan situasi. Pemuda itu harus tetap mengantre sesuai antrean.

5. Siapakah tokoh yang menyelesaikan keributan dalam cerita tersebut?

A. Tia
B. Devi
C. Kasir
D. Pak Satpam

Jawaban: D


Berita Terkait


News Update