POSKOTA.CO.ID - Sosok Keona Ezra Pangestu ikut menjadi sorotan dalam kasus dugaan pelecehan verbal yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).
Perhatian publik terhadap Keona tidak lepas dari langkahnya yang secara langsung menyampaikan keberatan atas penyebaran identitas pribadinya di media sosial.
Dalam pesan yang beredar, ia menegaskan, konteks percakapan yang melibatkan dirinya tidak berkaitan dengan topik pelecehan yang sedang ramai dibicarakan.
“Halo selamat pagi kak, mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi. Saya keberatan dengan postingan identitas instagram saya. Dalam hal ini, apabila dibaca teks secara keseluruhan (saya memiliki bukti mengenai hal ini), pesan saya di unggahan @sampahfhui tidak relevan dengan topik yang sedang dibicarakan mengenai perempuan, melainkan sedang membalas teman saya mengenai topik lainnya diatas. Saya ingin postingan dengan instagram saya di take-down kak karena mencemar nama baik saya. Saya bersedia diskusi lebih lanjut dengan kakak. Terima kasih,” tulis Keona Ezra Pangestu, seperti dikutip pada Selasa, 14 April 2026.
Tak hanya menyampaikan keberatan, Keona juga memberikan peringatan tegas terkait penyebaran identitasnya di media sosial.
Dia menilai, tindakan tersebut telah berdampak pada reputasinya dan berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum jika tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak yang bersangkutan.
“Saya beri waktu 1x24 jam sebelum saya lapor ke polisi ya. Sekali lagi, terima kasih diharapkan kerja sama nya,” lanjut dia.
Disisi lain, perkembangan kasus menyampaikan versi lain dari dugaan keterlibatan Keona dalam kasus ini.
“Dia adalah Keona Ezra Pangestu. Dia merupakan sosok yang sempat membantah telah melakukan pelecehan seksual terhadap para korban di grup chat bersama 15 pelaku lainnya. Singkat cerita, ternyata justru dia yang melakukan pelecehan seksual verbal terhadap dosen FH UI yang diduga berjumlah 7 orang. Bahkan salah satu dosen yang menjadi korban turut hadir dalam forum yang digelar hari ini,” tulis akun X @kalistohenituse, yang dikutip pada Selasa, 14 April 2026.
Seperti diketahui, kasus tersebut mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan dalam sebuah grup chat yang diduga berisi konten merendahkan perempuan.
Dugaan pelecehan tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun X @sampahfhui pada Minggu, 12 April 2026.
"Anak FH UI bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???" tulis akun @sampahfhui, dikutip pada Selasa, 14 April 2026.
Menanggapi viralnya kasus tersebut, pihak Fakultas Hukum Universitas Indonesia melalui akun Instagram resminya @fakultashukumui menyatakan, telah menerima laporan terkait dugaan grup chat tersebut.
Fakultas menegaskan, sikap tegas dengan mengecam segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia.
"Fakultas mengecam keras segala bentuk perilaku yang merendahkan martabat manusia serta bertentangan dengan nilai hukum dan etika akademik," pernyataan Fakultas Hukum UI.
Tidak hanya pihak fakultas, Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia juga turut angkat bicara terkait kasus ini.
Dalam pernyataan resminya, BPM FH UI menegaskan akan menyoroti kasus tersebut secara serius, termasuk mengambil langkah organisasi terhadap pihak yang diduga terlibat.
"Melalui SK tersebut, status keanggotaan IKM aktif pihak yang bersangkutan dicabut menjadi Pasif karena terbukti telah melakukan perbuatan bertentangan dengan Pasal 5 Peratiran Dasar IKM FH UI, yakni perbuatan yang menyimpang dari nilai-nilai IKM FH UI dan mencemarkan nama baik IKM FH UI," tulis BPM FH UI dalam keterangan resminya.
Nama Keona Ezra Pangestu pun menjadi salah satu fokus perhatian dalam perkembangan kasus ini, sebab sempat membantah dugaan pelecehan itu hingga ingin melaporkannya ke pihak kepolisian.
Lantas, Keona Ezra Pangestu sebenarnya anak siapa? Berikut informasi yang berhasil dihimpun.
Baca Juga: Clara Shinta Minta Maaf Usai Drama Rumah Tangga Viral, Pilih Tutup Luka dan Fokus pada Anak
Keona Ezra Pangestu Anak Siapa?
Seiring viralnya kasus ini, informasi mengenai latar belakang keluarga Keona Ezra Pangestu masih sangat terbatas di ruang publik.
Namun, dari berbagai keterangan yang beredar di media sosial, Keona diketahui merupakan alumni SMA 6 Jakarta.
Meski demikian, belum terdapat data lengkap yang dapat mengungkap secara rinci profil pribadi maupun latar belakang keluarganya.
Baca Juga: Chery Tiggo Cross CSH Hybrid Terbakar di Tol Jagorawi, Viral di Media Sosial
Nama-nama yang Terlibat dalam Dugaan Pelecahan
Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, terdapat sedikitnya 16 nama yang diduga terlibat dalam percakapan bermuatan pelecehan tersebut.
Irfan Khalis
Keona Ezra Pangestu
Mohammad Deyca Putratama
Reyhan Fayyaz Rizal
Muhammad Valenza Rabbani Putra Harisman
Munif Taufik
Priya Danuputranto Priambodo
Dipatya Saka Wisesa
Muhammad Kevin Ardiansyah
Muhammad Ahsan Raikel Pharrel
Muhammad Nasywan Azizullah
Simon Patrich Bungaran Pangaribuan
Anargya Hay Fausta Gitaya
Nadhil Zahran Fernandi
Rafi Muhammad
Rifat Bayuadji Susilo
Hingga saat ini, kasus dugaan pelecehan dalam grup chat mahasiswa FH Universitas Indonesia masih menjadi perhatian publik.
