2 Kali Ledakan Diduga Dari Gas Portabel, Ketua RT Ungkap Penghuni Kos Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Selasa 14 Apr 2026, 14:31 WIB
Kondisi indekos yang terjadi ledakan sebanyak dua kali hingga menewaskan penghuni di Jalan Sumur Batu Raya RT 04 RW 02 Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 14 April 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Kondisi indekos yang terjadi ledakan sebanyak dua kali hingga menewaskan penghuni di Jalan Sumur Batu Raya RT 04 RW 02 Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 14 April 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

KEMAYORAN, POSKOTA.CO.ID - Kebakaran terjadi di sebuah indekos yang teletak di Jalan Sumur Batu Raya, Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa, 14 April 2026.

Ketua RT 04 RW 02, Dani menyebutkan sempat terjadi ledakan sebanyak dua kali yang diduga dari gas portabel.

"Kronologisnya, pagi tadi itu terjadi ledakan. Dua kali ledakan," kata Dani kepada Poskota, Selasa.

Saat ledakan terjadi, penghuni kos lainnya berusaha mencari tau sumber ledakan dan ternyata ledakan bersumber dari salah satu kamar kos di lantai empat.

Baca Juga: Kebakaran di Polres Metro Jakarta Barat Bukan Gedung Utama, Kasie Humas: Hanya Salah Satu Ruangan di Lantai 2

Dani menyampaikan, pengurus indekos dan warga langsung berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), hanya saja upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

"Karena APAR kondisinya sudah habis, sebab kebakaran cukup besar juga di salah satu kamar tersebut, akhirnya pengurus kos itu dari atas lantai 4 manggil saya," ungkap Dani.

Setelahnya petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kebakaran langsung memadamkan api.

Beberapa menit kemudian, api yang melahap satu kamar kos di indekos tersebut akhirnya berhasil dipadamkan.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Belasan Bangunan di Bintaro Pesanggrahan

"Terus mereka melakukan pendinginan juga tadi. Dan kurang lebih pukul 07.15 ditemukan jenazah, karena hangus," jelas dia.

Disampaikan Dani, korban ditemukan dalam posisi meninggal dunia dengan kondisi tubuh tertimpa plafon yang diduga roboh karena ledakan di dalam kamar mandi kos.

"Dengan posisi kepala di depan pintu kamar mandi, tapi sudah tertiban plafon. Karena di dalam kamar itu sudah roboh, plafonnya sudah pada roboh," jelas dia.

Jenazah telah dibawa ke RSCM guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Dari informasi yang dihimpun, korban disebut merupakan warga asal Bogor, Jawa Barat dan belum ada setahun tinggal di kos tersebut.

Baca Juga: Rusun Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng Kebakaran, 7 Mobil Damkar Dikerahkan

"Kalau di data sini dia sendiri. Tapi nggak tahu katanya ada seorang perempuan juga, tapi kita nggak bisa membuktikan juga seperti apa dia, dan siapa dia," ungkap Dani.

Ia mengungkapkan, saat kebakaran terjadi, posisi pintu kos yang dihuni korban dalam keadaan tertutup. Adapun, Dani menduga ledakan bersumber dari tabung gas portabel di lokasi.

"Kemungkinan itu tabung gas portable, kemungkinan tabung gas portable itu ledakannya," jelas dia.

Di lokasi sudah kejadian kebakaran dan ledakan telah dipasangi garis polisi. Dani memastikan tidak ada korban luka lainnya, kecuali korban tewas bernama Muammar, 27 tahun.

Di indekos tersebut terdapat setidaknya 54 kamar kos dengan bangunan empat lantai. Hampir seluruh kamar kos telah diisi oleh penghuni.


Berita Terkait


News Update