Media tersebut pertama kali hadir dalam bentuk situs pada 2010 sebelum akhirnya merilis edisi cetak perdana pada 2012.
Pada 2022, Bonnie Triyana turut berperan sebagai kurator tamu dalam pameran Revolusi Nasional Indonesia yang digelar di Rijksmuseum, Amsterdam, Belanda.
Keterlibatannya dalam forum internasional tersebut menunjukkan pengakuan atas kapasitasnya di bidang sejarah.
Namun, partisipasi tersebut juga sempat memicu polemik, terutama terkait pandangan yang ia tuangkan dalam tulisan di surat kabar Belanda, NRC Handelsblad.
Meski demikian, hal ini menegaskan posisinya sebagai intelektual publik yang aktif dalam perdebatan sejarah di tingkat global.
