Pedagang di Jakarta Keluhkan Kenaikan Harga Plastik

Jumat 10 Apr 2026, 12:49 WIB
Pedagang plastik di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Pedagang plastik di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

KEBON JERUK, POSKOTA.CO.ID - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta buka suara terkait kenaikan harga plastik yang dikeluhkan sejumlah pedagang.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menyebut kenaikan harga plastik terpantau terjadi sejak akhir Maret 2026.

Konflik geopolitik di Timur Tengah disebut menjadi pemicu terjadinya kenaikan harga plastik yang belakangan dikeluhkan sejumlah pedagang di wilayah DKI Jakarta itu.

"Kenaikan harga plastik ini terjadi sejak akhir Maret 2026 bersamaan dengan pecahnya konflik geopolitik di Iran, dan berlanjut hingga awal April 2026 ini. Kenaikan ini terjadi cukup cepat dan dalam beberapa kasus bersifat fluktuatif mengikuti distribusi barang," kata Ratu kepada Pos Kota melalui pesan singkat, Kamis, 9 April 2026.

Baca Juga: Ada Demo di Jakarta Hari Ini, 3 Titik Berpotensi Macet

"Penyebab harga plastik naik dapat kami sampaikan bahwa kenaikan harga plastik ini lebih disebabkan struktur industri plastik global yang masih sangat bergantung pada kawasan Timur Tengah," tambahnya.

Secara umum, kenaikan harga plastik di Jakarta berada pada kisaran 30 persen hingga 40 persen. Kenaikan terjadi terhadap sejumlah jenis plastik yang di pasar.

Ratu menyampaikan, konflik geopolitik di Timur Tengah, termasuk penutupan Selat Hormuz, turut mengganggu rantai pasok global pada produk plastik. Sebab, wilayah Timur Tengah menjadi salah satu pusat produksi petrokimia dunia karena ketersediaan minyak dan gas sebagai bahan baku utama.

"Dari kawasan ini diproduksi berbagai resin (biji plastik) utama seperti Polyethylene (PE), Polypropylene (PP), Polyethylene Terephthalate (PET), dan Polystyrene (PS)," jelas dia.

Baca Juga: Adanya Permintaan Penambahan Jam Operasional, ini Jawaban LRT Jabodebek

Adapun, keempat jenis resin tersebut merupakan bahan dasar utama industri plastik sehari-hari, termasuk yang digunakan oleh pedagang di wilayah Jakarta.


Berita Terkait


News Update