HP Flagship Terbaik 2026? Ini Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy S26 Ultra Setelah Satu Bulan Pemakaian

Kamis 09 Apr 2026, 15:38 WIB
Review Samsung Galaxy S26 Ultra setelah satu bulan pemakaian.(Sumber: YouTube/Beebom)

Review Samsung Galaxy S26 Ultra setelah satu bulan pemakaian.(Sumber: YouTube/Beebom)

POSKOTA.CO.ID - Samsung Galaxy S26 Ultra hadir sebagai salah satu perangkat yang paling banyak diperbincangkan sejak awal peluncurannya.

Sebagai penerus lini Ultra yang selama ini dikenal sebagai representasi puncak inovasi Samsung, perangkat ini membawa ekspektasi tinggi dari berbagai kalangan, baik pengguna setia maupun pengamat teknologi.

Dalam penggunaan selama satu bulan penuh, Samsung Galaxy S26 Ultra telah diuji dalam berbagai skenario penggunaan nyata.

Mulai dari aktivitas harian seperti komunikasi, media sosial, dan multitasking, hingga penggunaan intensif seperti fotografi, perekaman video, dan gaming.

Pengujian ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai performa perangkat, tidak hanya dari sisi spesifikasi di atas kertas, tetapi juga pengalaman pengguna secara langsung.

Lantas, apakah perangkat ini layak disebut sebagai HP flagship terbaik 2026? Berikut ulasan lengkap mengenai kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy S26 Ultra yang dikutip dari kanal YouTube GadgetIn pada Kamis, 9 April 2026.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Series Resmi Hadir: Inilah Kesan Pertama dan Pembaruan Besar yang Wajib Diketahui

Kelebihan Samsung Galaxy S26 Ultra

1. Inovasi Privacy Display

Salah satu keunggulan paling menonjol dari Samsung Galaxy S26 Ultra terletak pada kehadiran fitur privacy display.

Teknologi ini memungkinkan layar membatasi sudut pandang, sehingga konten hanya dapat terlihat jelas oleh pengguna yang melihat dari arah depan.

Dalam praktiknya, fitur ini sangat relevan digunakan di ruang publik seperti transportasi umum atau area kerja terbuka, di mana privasi layar menjadi perhatian penting.

Pengguna juga diberikan fleksibilitas penuh dalam mengontrol fitur ini, mulai dari mengaktifkan atau menonaktifkannya secara manual, mengatur agar aktif otomatis di aplikasi tertentu, hingga menyembunyikan notifikasi yang bersifat sensitif.

Dengan pendekatan tersebut, privacy display tidak hanya menjadi inovasi baru, tetapi juga solusi nyata yang memiliki nilai guna tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

2. Performa Kencang

Sebagai perangkat flagship, Samsung Galaxy S26 Ultra dibekali dengan chipset kelas atas terbaru yang dipadukan dengan RAM hingga 16GB.

Selama satu bulan penggunaan intensif, performanya terbukti stabil untuk berbagai kebutuhan.

Pengujian menunjukkan bahwa perangkat ini mampu menjalankan game berat pada pengaturan tinggi tanpa gangguan berarti.

Aktivitas multitasking juga berjalan lancar, tanpa penurunan performa yang signifikan. Selain itu, suhu perangkat tetap terjaga dalam batas wajar, bahkan saat digunakan dalam waktu lama.

Kombinasi tersebut menjadikannya sebagai salah satu smartphone paling bertenaga di kelasnya saat ini.

3. S Pen Tetap Jadi Ciri Khas yang Kuat

Keberadaan S Pen masih menjadi nilai jual utama yang sulit disaingi oleh kompetitor. Pada Samsung Galaxy S26 Ultra, stylus ini tetap menawarkan pengalaman penggunaan yang presisi dan responsif.

Fungsinya sangat beragam, mulai dari mencatat dengan detail tinggi, melakukan editing foto secara presisi, hingga menunjang produktivitas harian.

Bagi sebagian pengguna, S Pen bahkan menjadi alasan utama dalam memilih seri Ultra.

Hal ini menunjukkan bahwa fitur tersebut bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian integral dari pengalaman penggunaan.

4. Layar Premium dengan Kualitas Visual Tinggi

Dari sisi tampilan, Samsung Galaxy S26 Ultra tetap menghadirkan layar berkualitas premium.

Panel yang digunakan mampu menghasilkan visual yang tajam dan jernih, serta didukung refresh rate tinggi yang membuat navigasi terasa mulus.

Visibilitas layar di luar ruangan juga tergolong baik, sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.

Meski terdapat sedikit kompromi akibat penerapan teknologi privacy display, secara keseluruhan kualitas layar masih berada di level flagship dan mampu memenuhi ekspektasi pengguna.

5. Ekosistem dan One UI yang Semakin Matang

Sistem operasi One UI yang digunakan pada Samsung Galaxy S26 Ultra memberikan pengalaman yang stabil dan responsif.

Antarmuka yang ditawarkan tidak hanya kaya fitur, tetapi juga semakin terintegrasi dengan ekosistem perangkat Samsung lainnya.

Kemampuan berbagi file kini semakin fleksibel, termasuk dukungan lintas perangkat yang memudahkan pengguna dalam aktivitas sehari-hari.

Hal ini memperkuat posisi Samsung dalam menghadirkan pengalaman ekosistem yang menyeluruh.

Kekurangan Samsung Galaxy S26 Ultra

1. Harga Awal yang Dinilai Kurang Realistis

Di balik berbagai keunggulannya, Samsung Galaxy S26 Ultra tidak lepas dari kritik, terutama terkait strategi harga saat peluncuran.

Dalam waktu relatif singkat, harga perangkat ini mengalami penurunan yang cukup signifikan di pasar.

Kondisi tersebut membuat promo awal yang ditawarkan terasa kurang relevan. Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk tidak terburu-buru membeli di harga awal dan menunggu hingga harga lebih stabil.

2. Kamera Minim Terobosan Baru

Dari sektor kamera, peningkatan yang dihadirkan tergolong tidak terlalu signifikan. Meskipun hasil foto dan video tetap berada di level yang baik, inovasi yang ditawarkan tidak banyak berbeda dari generasi sebelumnya.

Resolusi kamera masih relatif sama, sementara kompetitor mulai menghadirkan peningkatan signifikan pada sektor zoom dan sensor.

Selain itu, transisi zoom saat merekam video juga belum sepenuhnya mulus. Hal tersebut membuat kamera pada perangkat ini masih tergolong bagus, tetapi tidak lagi dominan di kelas flagship.

3. Baterai yang Masih Tergolong Standar

Dengan kapasitas 5.000 mAh, daya tahan baterai Samsung Galaxy S26 Ultra memang cukup untuk penggunaan sehari penuh.

Namun, jika dibandingkan dengan kompetitor yang mulai menawarkan kapasitas lebih besar, performa baterai ini terasa biasa saja.

Samsung juga belum mengadopsi teknologi baterai terbaru yang lebih efisien, sehingga perangkat ini terlihat masih bermain aman di sektor daya tahan.

4. Fast Charging yang Kurang Signifikan

Peningkatan kecepatan pengisian daya dari 45W ke 60W tidak memberikan perbedaan yang terlalu terasa dalam penggunaan sehari-hari.

Selain itu, charger tidak disertakan dalam paket penjualan, sehingga pengguna harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan performa pengisian maksimal.

Di tengah tren brand lain yang mulai memberikan paket penjualan lebih lengkap, hal ini menjadi salah satu kekurangan yang cukup disorot.

6. Identitas Seri Ultra Mulai Memudar

Perubahan desain dan pengurangan beberapa fitur membuat karakter khas seri Ultra terasa mulai berkurang.

Desain yang kini lebih membulat membuat tampilannya kurang ikonik dibanding generasi sebelumnya.

Selain itu, S Pen juga kehilangan fitur Bluetooth yang sebelumnya menjadi nilai tambah.

Diferensiasi dengan seri lain pun semakin tipis, memunculkan kekhawatiran mengenai arah pengembangan lini Ultra ke depan.

Baca Juga: Review Jujur Samsung Galaxy S26 Ultra Setelah 3 Minggu, Apakah Layak Dibeli? Ini Pengalaman Nyatanya

Apakah Masih Layak Jadi HP Flagship Terbaik?

Secara keseluruhan, Samsung Galaxy S26 Ultra tetap layak disebut sebagai salah satu smartphone flagship terbaik di 2026.

Performa yang kencang, fitur eksklusif seperti S Pen dan privacy display, serta dukungan software yang matang menjadi keunggulan utama yang sulit diabaikan.

Namun demikian, sejumlah catatan seperti harga awal yang tinggi, inovasi kamera yang terbatas, serta daya tahan baterai yang masih standar menunjukkan bahwa perangkat ini belum sepenuhnya sempurna.

Bagi pengguna yang mengutamakan produktivitas dan ekosistem Samsung, perangkat ini tetap menjadi pilihan yang sangat menarik.

Meski begitu, untuk mendapatkan nilai pembelian terbaik Samsung Galaxy S26 Ultra, disarankan menunggu hingga harga pasar lebih stabil.


Berita Terkait


News Update