Visibilitas layar di luar ruangan juga tergolong baik, sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.
Meski terdapat sedikit kompromi akibat penerapan teknologi privacy display, secara keseluruhan kualitas layar masih berada di level flagship dan mampu memenuhi ekspektasi pengguna.
5. Ekosistem dan One UI yang Semakin Matang
Sistem operasi One UI yang digunakan pada Samsung Galaxy S26 Ultra memberikan pengalaman yang stabil dan responsif.
Antarmuka yang ditawarkan tidak hanya kaya fitur, tetapi juga semakin terintegrasi dengan ekosistem perangkat Samsung lainnya.
Kemampuan berbagi file kini semakin fleksibel, termasuk dukungan lintas perangkat yang memudahkan pengguna dalam aktivitas sehari-hari.
Hal ini memperkuat posisi Samsung dalam menghadirkan pengalaman ekosistem yang menyeluruh.
Kekurangan Samsung Galaxy S26 Ultra
1. Harga Awal yang Dinilai Kurang Realistis
Di balik berbagai keunggulannya, Samsung Galaxy S26 Ultra tidak lepas dari kritik, terutama terkait strategi harga saat peluncuran.
Dalam waktu relatif singkat, harga perangkat ini mengalami penurunan yang cukup signifikan di pasar.
Kondisi tersebut membuat promo awal yang ditawarkan terasa kurang relevan. Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk tidak terburu-buru membeli di harga awal dan menunggu hingga harga lebih stabil.
2. Kamera Minim Terobosan Baru
Dari sektor kamera, peningkatan yang dihadirkan tergolong tidak terlalu signifikan. Meskipun hasil foto dan video tetap berada di level yang baik, inovasi yang ditawarkan tidak banyak berbeda dari generasi sebelumnya.
Resolusi kamera masih relatif sama, sementara kompetitor mulai menghadirkan peningkatan signifikan pada sektor zoom dan sensor.
Selain itu, transisi zoom saat merekam video juga belum sepenuhnya mulus. Hal tersebut membuat kamera pada perangkat ini masih tergolong bagus, tetapi tidak lagi dominan di kelas flagship.
