Dengan kapasitas 5.000 mAh, daya tahan baterai Samsung Galaxy S26 Ultra memang cukup untuk penggunaan sehari penuh.
Namun, jika dibandingkan dengan kompetitor yang mulai menawarkan kapasitas lebih besar, performa baterai ini terasa biasa saja.
Samsung juga belum mengadopsi teknologi baterai terbaru yang lebih efisien, sehingga perangkat ini terlihat masih bermain aman di sektor daya tahan.
4. Fast Charging yang Kurang Signifikan
Peningkatan kecepatan pengisian daya dari 45W ke 60W tidak memberikan perbedaan yang terlalu terasa dalam penggunaan sehari-hari.
Selain itu, charger tidak disertakan dalam paket penjualan, sehingga pengguna harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan performa pengisian maksimal.
Di tengah tren brand lain yang mulai memberikan paket penjualan lebih lengkap, hal ini menjadi salah satu kekurangan yang cukup disorot.
6. Identitas Seri Ultra Mulai Memudar
Perubahan desain dan pengurangan beberapa fitur membuat karakter khas seri Ultra terasa mulai berkurang.
Desain yang kini lebih membulat membuat tampilannya kurang ikonik dibanding generasi sebelumnya.
Selain itu, S Pen juga kehilangan fitur Bluetooth yang sebelumnya menjadi nilai tambah.
Diferensiasi dengan seri lain pun semakin tipis, memunculkan kekhawatiran mengenai arah pengembangan lini Ultra ke depan.
Baca Juga: Review Jujur Samsung Galaxy S26 Ultra Setelah 3 Minggu, Apakah Layak Dibeli? Ini Pengalaman Nyatanya
Apakah Masih Layak Jadi HP Flagship Terbaik?
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy S26 Ultra tetap layak disebut sebagai salah satu smartphone flagship terbaik di 2026.
