Peradaban Kampung Bilik Jakbar Punah, Terganti Lahan Makam

Selasa 07 Apr 2026, 18:59 WIB
Lusi, salah satu warga Kampung Bilik, Kalideres, Jakarta Barat, yang berjuang agar rumah mereka tidak digusur untuk pembangunan makam baru, Selasa, 7 April 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Lusi, salah satu warga Kampung Bilik, Kalideres, Jakarta Barat, yang berjuang agar rumah mereka tidak digusur untuk pembangunan makam baru, Selasa, 7 April 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

KALIDERES, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggusur permukiman warga di Kampung Bilik, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Lahan seluas sekitar 65 hektare tersebut rencananya akan digunakan sebagai lokasi pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU) baru karena keterbatasan lahan pemakaman di Jakarta.

Proses pengosongan lahan dilakukan setelah pemerintah memberikan waktu kepada warga untuk melakukan relokasi. Namun dalam pelaksanaannya, sejumlah rumah warga tetap dibongkar menggunakan alat berat karena dianggap tidak mengindahkan sosialisasi yang telah dilakukan sebelumnya terkait rencana pengosongan kawasan tersebut.

Akibat penggusuran tersebut, sebagian besar bangunan rumah warga di Kampung Bilik kini telah rata dengan tanah.

Warga Kehilangan Permukiman yang Dibangun Puluhan Tahun

Salah satu warga Kampung Bilik, Lusi, mengaku sedih melihat permukiman yang telah ia tinggali selama puluhan tahun harus hilang dalam waktu singkat.

Baca Juga: Sempat Ricuh, Pemerintah Ngotot Warga Kampung Bilik Jakbar Harus Kosongkan Lahan Hari Ini

Ia mengatakan kawasan tersebut awalnya merupakan lahan rawa yang kemudian diuruk oleh warga hingga menjadi tempat tinggal.

“Walaupun tinggal di gubuk, tapi kami nyaman tinggal di sini,” ujar Lusi saat ditemui Poskota di lokasi, Selasa, 7 April 2026.

Menurut Lusi, warga secara bertahap membangun rumah sederhana dari bilik kayu setelah menimbun tanah di kawasan tersebut.

“Dulu lokasi ini rawa-rawa, air semua. Warga kemudian menguruk tanah, awalnya cuma bikin bilik, lama-lama diperbaiki sampai jadi rumah,” ungkapnya.

Baca Juga: Dampak Penggusuran, 24 KK Warga Kampung Bilik Jakbar Mendaftar Relokasi ke Rusun

Selain sebagai tempat tinggal, kawasan Kampung Bilik juga menjadi sumber mata pencaharian bagi warga.


Berita Terkait


News Update