Billboard Aku Harus Mati Diprotes Warga, Produser Minta Maaf dan Turunkan Iklan

Selasa 07 Apr 2026, 18:58 WIB
Billboard aku harus mati diprotes warga. (Sumber: X/@avrilsaja111)

Billboard aku harus mati diprotes warga. (Sumber: X/@avrilsaja111)

POSKOTA.CO.ID - Rumah produksi Rollink Action akhirnya angkat bicara terkait polemik billboard film horor terbaru mereka, Aku Harus Mati, yang menuai kritik publik. Pihak produser menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari materi promosi tersebut di ruang publik.

Head of Creative Strategic Promotion, Iwet Ramadhan, mengungkapkan bahwa seluruh materi billboard telah diturunkan lebih cepat dari jadwal semula.

“Materi billboard sudah diturunkan sejak 4 April,” ujarnya pada Selasa, 7 April 2026.

Ia menjelaskan, percepatan pencopotan dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang menilai isi iklan terlalu sensitif.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Layanan Publik Tetap Jadi Prioritas Meski ASN WFH Setiap Jumat

Respons Cepat Redam Keresahan Publik

Menurut Iwet, masa promosi seharusnya berakhir pada 5 April. Namun, pihaknya memilih mempercepat satu hari lebih awal guna meredam polemik yang berkembang.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas dampak psikologis yang mungkin dirasakan masyarakat akibat visual maupun narasi dalam iklan tersebut.

Saat ini, tim promosi tengah melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Produser Siapkan Trigger Warning

Sebagai langkah perbaikan, Rollink Action berkomitmen untuk menyertakan trigger warning atau peringatan khusus pada setiap materi promosi film Aku Harus Mati ke depan.

Baca Juga: Tips Mudah Bikin Poster Keren Paskah 2026 Pakai AI, Ini Contoh Promptnya

Langkah ini bertujuan agar audiens memiliki kesiapan mental sebelum terpapar konten yang berpotensi memicu ketidaknyamanan.


Berita Terkait


News Update