"Sejumlah program pembinaan atlet, juri, hingga agenda kompetisi tidak berjalan efektif. Permintaan mekanisme organisasi yang transparan dan demokratis melalui Munaslub ini harus diakomodir agar arah pembinaan kembali fokus pada peningkatan prestasi atlet," ujarnya.
Ketua MI Provinsi Maluku Utara, Abdul Halim Amrudani menyatakan, dari seluruh Pengprov Muaythai se-Indonesia menyatakan mosi tidak percaya kepada kepemimpinan La Nyalla di PB Muaythai Indonesia saat ini.
"Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh provinsi yang merasa aspirasinya tidak diakomodir. Ini adalah langkah darurat demi menyelamatkan organisasi dan masa depan atlet Muaythai Indonesia," ucapnya.
Para pengurus daerah berharap kemelut ini segera diselesaikan secara bijaksana melalui Munaslub guna melahirkan kepemimpinan baru yang lebih profesional dan solid demi kemajuan Muaythai Indonesia di kancah internasional.
