SPPG Kota Depok Dukung Penuh Pembentukan Satgas MBG

Rabu 01 Apr 2026, 15:43 WIB
Kepala SPPG Kalimulya Kecamatan Cilodong, Tema Febriana, SH. (Sumber: Istimewa)

Kepala SPPG Kalimulya Kecamatan Cilodong, Tema Febriana, SH. (Sumber: Istimewa)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Pembentukan Satuan Tugas Makanan Bergizi Gratis (MBG) sangat didukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Depok.

Kepala SPPG Kalimulya Kecamatan Cilodong, Tema Febriana mengatakan, dengan hadirnya Satgas MBG setidaknya dapat memperkuat koordinasi antar instansi sebagai pemantai dan menangani setiap ada permasalahan di lapangan.

Oleh karena itu, Tema menyambut baik pembentukan satgas khusus ini demi kelancaran program MBG ke depannya menjadi lebih baik lagi.

"Pentingnya koordinasi dan pelaksanaan tugas sesuai dengan peran strategis masing-masing instansi yang telah diatur. Sehingga secara rinci tugas dan tanggung jawab setiap lembaga, mulai dari perencanaan, pelaksanaan teknis kesehatan dan gizi, pengawasan, pendanaan, hingga distribusi dan dukungan logistik," ujar Tema, saat dikonfirmasi, Rabu, 1 April 2026.

Baca Juga: FPPJ Dukung Optimalisasi Peran BUMD Jakarta, Evaluasi PSO Berbasis Dampak

Menurut Tema, pembentukan Satgas MBG merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

"Satgas menjadi instrumen daerah dalam mengawal implementasi program Badan Gizi Nasional (BGN), terutama pada aspek kualitas menu dan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi," ungkapnya.

Kehadiran Satgas, dapat memastikan seluruh tahapan program MBG dapat berjalan aman, higienis, dan sesuai standar nasional.

Baca Juga: Bupati Tangerang Tinjau Pembangunan Jalan Pakuhaji dan Sukadiri

"Kami ingin mencegah kasus keracunan pangan seperti yang terjadi di beberapa daerah lain,” ungkapnya.

Dengan demikian Tema mengungkapkan dalam oengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pelatihan penjamah makanan, pemeriksaan kualitas air dan bahan pangan di laboratorium daerah, hingga penerapan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) bagi seluruh dapur penyelenggara program.


Berita Terkait


News Update