“Pemerintah melihat inisiatif Dewa United Motorsports sebagai contoh konkret kolaborasi lintas sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Ke depan, kami juga mendorong penguatan ekosistem melalui Master Plan Ekonomi Kreatif Nasional, termasuk menjadikan modifikasi otomotif sebagai subsektor baru yang membuka lebih banyak peluang bagi talenta kreatif lokal,” tambahnya.
Target Bawa Nama Indonesia ke Dunia
Melalui sinergi ini, paradigma lama dalam dunia balap mulai bergeser. Jika sebelumnya tim balap sangat bergantung pada sponsor, kini motorsport justru dipandang sebagai platform yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan mampu menarik brand untuk berkolaborasi.
Ekosistem yang dibangun mencakup berbagai lini bisnis, mulai dari:
Baca Juga: Kia EV2 Mulai Diproduksi, Siap Ramaikan Segmen SUV Listrik Murah
- Konten digital dan media
- Merchandise dan lifestyle brand
- Event dan pengalaman (experience)
- Sponsorship dan branding
Dewa United Motorsports menilai dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak sebagai langkah strategis untuk memperluas dampak motorsport di Indonesia.
“Kami melihat dukungan dari Kemenkraf dan para stakeholder ini sangat positif sekali. Apalagi, secara visi dan misi, kami juga sejalan untuk membangun ekosistem dunia balap di Tanah Air semakin berkembang. Tidak hanya sekadar prestasi, tetapi juga bisa menghidupkan industri kreatif dari dunia balap itu sendiri,” ujar Muliana Saleh pereli yang juga merupakan CEO Dewa United Motorsports.
Dengan kolaborasi ini, motorsport Indonesia diharapkan tidak hanya berkembang dari sisi prestasi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan mampu bersaing di tingkat global.
