Dengan niat yang tulus, Allah SWT dapat memberikan pahala meskipun belum sempat melaksanakannya.
Menurutnya, kemuliaan seorang hamba di hadapan Allah tidak hanya dilihat dari amal yang dilakukan, tetapi juga dari ketulusan niat dan kebersihan hati.
Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa puasa qadha sebaiknya didahulukan karena bersifat wajib. Setelah itu, barulah menjalankan puasa sunnah Syawal jika masih ada kesempatan.
Memprioritaskan kewajiban serta menjaga niat yang tulus menjadi kunci utama dalam menjalankan ibadah secara optimal.
