Wanita yang Coba Bundir di Depan Istana Merdeka Pernah jadi Korban Pelecehan Seksual

Rabu 25 Mar 2026, 15:12 WIB
Ilustrasi gangguan kesehatan mental hingga menyebabkan tindakan kearah bunuh diri. (Sumber: Freepik)

Ilustrasi gangguan kesehatan mental hingga menyebabkan tindakan kearah bunuh diri. (Sumber: Freepik)

GAMBIR, POSKOTA.CO.ID - Aparat kepolisian masih mendalami kasus seorang wanita berinisial JSLP, 20 tahun yang diamankan setelah diduga melakukan percobaan bunuh diri (bundir) di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu, 22 Maret 2026 malam.

Selain faktor tekanan psikologis, terungkap bahwa korban memiliki riwayat persoalan hukum dan trauma masa lalu.

Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia, menyebut JSLP pernah melaporkan kasus pelecehan seksual saat masih di bawah umur.

Dalam prosesnya, kasus tersebut berakhir damai dengan kesepakatan pelaku bertanggung jawab hingga akhirnya keduanya menikah.

Baca Juga: Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Wanita 20 Tahun Diamankan Polisi 

“Memang, saat dibawa ke Polres, diketahui korban pernah melaporkan pelecehan seksual ke Unit PPA saat masih di bawah umur, dan dia sebagai korban,” ujar Rita kepada awak media, Rabu, 25 Maret 2026.

Kendati demikian, kata Rita, sampai dengan saat ini pihaknya masih menelusuri status hubungan korban dengan pria tersebut, termasuk kemungkinan keduanya sudah berpisah atau masih berstatus suami istri.

Upaya komunikasi juga tengah dilakukan dengan pihak suami yang diketahui berada di Tolitoli.

“Kami masih mendalami dan mencoba menghubungi suaminya. Karena kondisi korban saat ini belum memungkinkan untuk dimintai keterangan secara intensif,” beber Rita.

Baca Juga: Pria Tewas dengan Luka Tembak di Bintaro Dipastikan Akibat Bunuh Diri, Kasus Hukum Ditutup

Menurut Rita, kondisi psikologis korban masih labil sehingga pemeriksaan dilakukan secara hati-hati.


Berita Terkait


News Update