Mandi Sunnah Idul Fitri Dilakukan Kapan? Ini Waktu yang Dianjurkan, Bacaan Niat, dan Tata Caranya

Rabu 18 Mar 2026, 12:45 WIB
Waktu mandi sunnah Idul Fitri, bacaan niat, dan tata caranya. (Sumber: Pinterest)

Waktu mandi sunnah Idul Fitri, bacaan niat, dan tata caranya. (Sumber: Pinterest)

Meski demikian, sebagian ulama juga berpendapat bahwa mandi sunnah Idul Fitri boleh dilakukan sejak malam hari setelah masuk tanggal 1 Syawal.

Namun, pelaksanaan setelah terbit fajar dinilai lebih utama, karena lebih dekat dengan waktu pelaksanaan salat Id.

Dengan demikian, mandi sunnah Idul Fitri sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum umat Muslim berangkat menuju tempat pelaksanaan salat Id agar kondisi tubuh tetap bersih dan segar selama menjalankan ibadah.

Bacaan Niat Mandi Idul Fitri

Dalam setiap ibadah, niat menjadi bagian penting yang menentukan keabsahan dan tujuan dari amalan tersebut.

Begitu pula dengan mandi sunnah Idul Fitri yang dianjurkan diawali dengan niat. Adapun bacaan niat mandi Idul Fitri.

‎نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ اْلفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla li 'îdil fithri sunnatan lillâhi ta'âlâ

Artinya:
"Aku niat mandi untuk merayakan Idul Adha/Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah taála."

Doa Setelah Mandi Sunnah Idul Fitri

Tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan setelah melaksanakan mandi sunnah Idul Fitri.

Namun, umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa yang baik setelah selesai mandi.

Doa tersebut dapat berupa permohonan agar hati dibersihkan, amal ibadah diterima, serta memohon keberkahan di hari raya.

Salah satu doa yang dapat dibaca setelah mandi sunnah Idul Fitri adalah sebagai berikut.

‎اللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ، وَعَمَلِي مِنَ الرِّيَاءِ، وَلِسَانِي مِنَ الْكَذِبِ، وَعَيْنِي مِنَ الْخِيَانَةِ

Allahumma thahhir qalbii minan nifaaqi, wa ‘amalii minar riyaa’i, wa lisaanii minal kadzibi, wa ‘ainii minal khiyaanah.


Berita Terkait


News Update