H-3 Idul Fitri 2026, Ribuan Pemudik Padati Stasiun Rangkasbitung

Rabu 18 Mar 2026, 23:57 WIB
Para pemudik saat memadati Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

Para pemudik saat memadati Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Ribuan pemudik memadati kawasan Stasiun Kereta Api (KA) Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten pada H-3 Idul Fitri 2026.

Data KAI Commuter mencatat, pengguna Commuter Line Rangkasbitung-Merak mencapai 252.501 orang, lebih banyak daripada tahun lalu. Jumlah tersebut diakumulasi dalam beberapa hari terakhir.

Pada 12 Maret tercatat sebanyak 10.304 penumpang, meningkat menjadi 10.638 penumpang pada 13 Maret, lalu 11.128 penumpang pada 14 Maret, dan mencapai 12.473 penumpang pada 15 Maret. Sementara itu, hingga 16 Maret pukul 14.00 WIB, jumlah penumpang tercatat sebanyak 5.779 orang.

Peningkatan serupa terjadi pada Commuter Line Merak. Jumlah pengguna tercatat 3.953 penumpang pada 12 Maret, kemudian naik menjadi 4.405 penumpang pada 13 Maret, 5.172 penumpang pada 14 Maret, dan 5.909 penumpang pada 15 Maret, tanggal 16 Maret pukul 14.00 WIB, jumlah penumpang mencapai 2.989 orang.

Baca Juga: Bencana Pergerakan Tanah, 4 Rumah Warga di Cikulur Lebak Rusak Berat

Kondisi serupa juga tampak di ruang tunggu keberangkatan menuju Stasiun Merak. Para pemudik membawa berbagai barang bawaan, mulai dari koper, kardus, hingga tas berukuran besar.

Mayoritas penumpang merupakan warga Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Serang yang bekerja di wilayah Jabodetabek dan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Lebaran.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menuturkan, rata-rata volume transit di Stasiun Tanah Abang sebanyak 136 ribu orang per harinya selama puasa ini.

"Commuter Line yang merupakan simpul utama transportasi perkotaan Jabodetabek, karena memiliki akses yang efisien, terhubung, dan dekat dengan berbagai pusat aktivitas harian," tuturnya.

Baca Juga: 5 Dapur SPPG di Kabupaten Lebak Ditutup BGN, Ini Alasannya

Ia menambahkan, menjadikan stasiun-stasiun yang sudah terintegrasi dengan moda transportasi lainnya seperti Commuter Line Lokal, LRT Jabodebek, MRT dan Transjakarta juga terpantau ramai selama masa puasa Ramadan dan arus mudik ini.

"Khusus layanan Commuter Line Merak, pada periode 13 Maret hingga 20 Maret 2026, layanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon," kata Azzail, Rabu, 18 Maret 2026.

Salah seorang pemudik asal Serang, Azzail Lestari memilih kereta sebagai moda transportasi untuk mudik ke kampung halaman, karena dinilai lebih praktis dan ekonomis.

"Kereta cukup ramai, padat tapi masih bisa teratasi," ujarnya.

Faktor kedekatan lokasi stasiun dengan tempat tinggal serta biaya yang lebih terjangkau menjadi alasan utama menggunakan kereta dibandingkan moda transportasi lain.

"Saya pilih kereta karena lebih dekat dari rumah dan lebih murah dibandingkan bus," ucapnya.


Berita Terkait


News Update