Perbedaan metode inilah yang terkadang menyebabkan awal puasa atau Idul Fitri jatuh pada hari yang berbeda.
Pengertian Puasa dalam Islam
Sebelum membahas hukumnya, penting memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan puasa dalam syariat Islam.
Dalam buku Fikih Madrasah Tsanawiyah karya Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah dijelaskan:
“Puasa adalah ibadah menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat.”
Puasa Ramadhan memiliki aturan yang jelas, termasuk mengenai jumlah hari pelaksanaannya. Dalam kalender Hijriah, satu bulan hanya memiliki dua kemungkinan jumlah hari, yaitu 29 hari atau 30 hari.
Apakah Boleh Awal Puasa Ikut Muhammadiyah, Lebaran Ikut NU?
Secara fikih, para ulama menjelaskan bahwa hal tersebut pada dasarnya diperbolehkan, selama jumlah puasa Ramadhan yang dijalankan tidak kurang dari 29 hari.
Artinya, seseorang boleh saja memulai puasa berdasarkan satu metode, lalu mengakhiri Ramadhan mengikuti metode lain, selama total puasanya tetap 29 atau 30 hari.
Namun jika akibat perbedaan tersebut seseorang hanya berpuasa 28 hari, maka puasanya dianggap kurang dan ia wajib mengganti satu hari puasa (qadha).
Puasa Ramadhan Dipandang Sebagai Satu Kesatuan Ibadah
Dalam kajian fikih, ibadah Ramadhan dipandang sebagai rangkaian ibadah yang utuh dari awal hingga akhir. Karena itu, banyak ulama menyarankan agar umat Islam konsisten mengikuti satu metode hingga selesai.
Misalnya:
- Jika mengikuti keputusan Muhammadiyah, maka puasa hingga Idul Fitri mengikuti kalender Muhammadiyah.
- Jika mengikuti keputusan pemerintah atau NU, maka puasa dan Lebaran mengikuti hasil sidang isbat.
- Pendekatan ini dianggap lebih aman agar tidak terjadi kekurangan jumlah puasa.
Risiko Jika Mencampur Metode
Mencampur metode awal puasa dan Lebaran sebenarnya bisa menimbulkan beberapa risiko dalam praktiknya.
1. Risiko Puasa Kurang dari 29 Hari
Jika seseorang memulai puasa mengikuti pemerintah atau NU, lalu mengakhiri Ramadhan mengikuti Muhammadiyah, ada kemungkinan ia hanya berpuasa 28 hari.
