POSKOTA.CO.ID - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung, memastikan bahwa, menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional aman.
Dalam kunjungan lnya ke daerah Kabupaten Bandung Barat, Senin 16 Maret 2026, dia menegaskan stok BBM yang telah diolah saat ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 25 hari ke depan.
"Kita sudah tingkatkan dua kali dari cadangan minimal. Misalnya Dex, stoknya dua kali lipat dari cadangan minimal. Data perkiraan sekitar 25 hari aman,” kata Yuliot saat ditemui, Senin 16 Maret 2026.
Baca Juga: Jadwal One Way dan Contraflow Tol Trans Jawa Mudik Lebaran 2026, Catat Tanggalnya
Kendati begitu, ia meminta masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying di tengah kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM terlebih.
Menurutnya, pemerintah telah mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi selama periode mudik dan libur Lebaran.
"Saat ini produksi minyak mentah (crude) dalam negeri mencapai sekitar 605 ribu barel per hari. Pemerintah bahkan menargetkan peningkatan produksi menjadi sekitar 610 ribu barel per hari untuk memperkuat pasokan energi nasional," ungkapnya.
Meski stok dipastikan mencukupi, lanjut dia, pemerintah tetap mendorong pengelolaan energi secara efisien.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penggunaan BBM lebih hemat, mengingat sebagian pasokan energi masih bergantung pada impor.
“Presiden meminta penghematan karena ketersediaan BBM kita bukan hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar," ucapnya.
Karena itu, pemerintah berupaya memperbaiki manajemen energi serta meningkatkan efisiensi penggunaan BBM. Namun, ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM menjelang Lebaran tahun ini.
Baca Juga: Sekjen Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Idulfitri 2026
"Masyarakat tidak perlu panic buying, stok BBM kita sangat cukup untuk Idul Fitri 2026 ini," imbaunya. (gat)
