ACEH, POSKOTA.CO.ID - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian membagikan bantuan sosial di hunian sementara (huntara) Desa Ulee Rubek Timur, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Rabu, 29 April 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Tito menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang sehat, terdidik, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengatakan, pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus dimulai dari keluarga melalui perencanaan matang, pemenuhan gizi, pendidikan, serta pembekalan keterampilan bagi anak-anak sejak dini.
"Kita juga diberikan akal untuk memikirkan bagaimana nasib mereka. Ini kita selalu mendengar Indonesia Emas pada tahun 2045, yaitu tinggal 19 tahun lagi ya, 19 tahun lagi, 2045 itu diperkirakan angkatan kerja penduduk Indonesia itu adalah yang terbanyak," kata Tito.
Ia menjelaskan, pada tahun 2045 Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, yakni saat jumlah penduduk usia produktif menjadi yang terbanyak. Oleh karena itu, keluarga memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang mampu memanfaatkan peluang tersebut.
Baca Juga: Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden Demi Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Menurutnya, ketika orang tua memutuskan memiliki anak, hal tersebut perlu disikapi dengan perencanaan yang matang dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing keluarga agar seluruh anak dapat tumbuh secara layak dan berkualitas.
"Jadi mohon untuk ibu-ibu ataupun bapak-bapak yang ingin mempunyai anak, perhatikan kesejahteraan mereka," ujar Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) itu.
Menurutnya, orang tua tidak bisa hanya menyerahkan masa depan anak berjalan apa adanya. Setiap keluarga perlu memperhitungkan kemampuan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta lingkungan tumbuh kembang anak secara bijak.
“Kita harus merencanakan, mereka harus hidup yang layak, yang bisa bersaing, yang bisa meningkatkan kehidupan mereka lebih layak, lebih baik,” ucapnya.
Baca Juga: Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
Selain menyoroti pendidikan anak, Tri juga mendorong masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah, seperti menanam cabai, tomat, dan sayuran guna membantu memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.
