Prabowo Kaji Opsi Pemotongan Gaji DPR dan Menteri untuk Jaga Stabilitas APBN di Tengah Konflik Timur Tengah

Senin 16 Mar 2026, 13:30 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto. (Sumber: Dok Setneg)

Presiden RI, Prabowo Subianto. (Sumber: Dok Setneg)

Pengetatan anggaran diharapkan dapat membantu mempertahankan stabilitas ekonomi nasional, sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi tetap berada pada level yang sehat.

Dengan demikian, pemotongan gaji pejabat negara dipandang sebagai langkah yang lebih adil dibandingkan kebijakan yang berpotensi langsung membebani masyarakat luas.

Baca Juga: Indonesia Terjebak dalam Lingkaran Setan Krisis Ekologis, KEHATI Desak Transformasi Tata Kelola Alam

Sinyal Pengetatan Fiskal Mulai Terlihat

Munculnya wacana pemotongan gaji pejabat negara menjadi sinyal bahwa pemerintah mulai bersiap menghadapi kemungkinan tekanan ekonomi yang lebih besar.

Pengetatan fiskal melalui efisiensi belanja negara dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Apabila kebijakan ini benar-benar diterapkan, langkah tersebut akan menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah berupaya memastikan pengorbanan dalam menghadapi krisis tidak hanya ditanggung masyarakat, tetapi juga dimulai dari para pejabat negara.

Publik pun kini menunggu keputusan final Presiden Prabowo terkait wacana pemotongan gaji tersebut sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas APBN di tengah dampak konflik global.


Berita Terkait


News Update