POSKOTA.CO.ID - Inisial ustadz SAM ramai diperbincangkan publik setelah muncul laporan dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang pendakwah.
Isu ini memicu berbagai spekulasi di media sosial, bahkan sempat menyeret nama Ustadz Solmed karena kesamaan inisial.
Kasus tersebut mencuat setelah sejumlah korban melaporkan dugaan peristiwa yang mereka alami kepada pihak kepolisian. Laporan itu diajukan melalui tim kuasa hukum dan kini tengah diproses oleh aparat penegak hukum.
Di tengah berkembangnya pemberitaan dan berbagai spekulasi di media sosial, nama Soleh Mahmud atau Ustadz Solmed ikut disebut-sebut oleh sebagian warganet. Menanggapi hal itu, ia pun segera memberikan klarifikasi untuk meluruskan kabar yang beredar.
Kasus Dugaan Pelecehan Dilaporkan ke Bareskrim
Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah berinisial SAM menjadi perhatian publik setelah dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh sejumlah korban melalui kuasa hukum mereka.
Kuasa hukum korban, Benny Jehadu, mengungkapkan bahwa sosok yang dilaporkan dikenal luas oleh masyarakat karena sering tampil sebagai juri dalam program hafiz Al-Qur’an di salah satu stasiun televisi swasta.
Ia pun meminta aparat kepolisian segera bertindak tegas terhadap terlapor. Langkah yang dimaksud termasuk memanggil pihak terkait hingga menetapkan status tersangka apabila unsur pidana dinilai telah terpenuhi.
Menurut pihak kuasa hukum, laporan tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan oleh pihak kepolisian.
Barang Bukti dan Jumlah Korban
Dalam proses hukum yang berjalan, sejumlah barang bukti telah diserahkan kepada penyidik. Bukti tersebut disebut meliputi percakapan digital hingga rekaman video yang diduga berkaitan dengan klarifikasi atau permohonan maaf yang pernah dilakukan sebelumnya.
Tim kuasa hukum juga menyebut jumlah korban tidak hanya satu orang. Saat ini terdapat lima korban yang menjadi klien mereka.
