Kasus Dugaan Pelecehan Inisial SAM Viral, Ustadz Solmed Beri Klarifikasi Tegas Inisial Namanya SMM

Sabtu 14 Mar 2026, 20:30 WIB
Nama Ustadz Solmed sempat dikaitkan dengan kasus dugaan pelecehan pendakwah berinisial SAM. Ia memberikan klarifikasi bahwa inisial namanya berbeda. (Sumber: Instagram/@ustad_solmed)

Nama Ustadz Solmed sempat dikaitkan dengan kasus dugaan pelecehan pendakwah berinisial SAM. Ia memberikan klarifikasi bahwa inisial namanya berbeda. (Sumber: Instagram/@ustad_solmed)

Para korban disebut berasal dari berbagai latar belakang usia, mulai dari korban di bawah umur hingga korban dewasa. Mereka juga dilaporkan mengalami trauma psikologis akibat peristiwa yang diduga terjadi.

Dugaan tindakan asusila tersebut disebut berlangsung dalam rentang waktu cukup panjang, yakni sejak tahun 2017 hingga 2025, dengan lokasi kejadian yang berbeda-beda.

Baca Juga: Akun Instagram Syekh Ahmad Al Misry Apa? Ramai Diburu Usai Dikaitkan dengan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

Nama Ustadz Solmed Ikut Terseret

Di tengah ramainya pembahasan mengenai kasus ini, warganet di media sosial sempat mengaitkan nama Soleh Mahmud atau yang lebih dikenal sebagai Ustadz Solmed dengan inisial SAM.

Spekulasi tersebut muncul karena adanya kemiripan singkatan nama yang beredar di publik. Menanggapi hal itu, Ustadz Solmed langsung memberikan klarifikasi melalui akun media sosialnya Instagram @ustad_solmed untuk meluruskan kabar yang beredar.

“Nama saya Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau memakai inisial seharusnya SMM, bukan SAM,” tulisnya, kutip Poskota pada, 14 Maret 2026.

Suami artis April Jasmine tersebut mengaku terkejut karena akun media sosialnya dipenuhi komentar negatif dari sejumlah warganet.

Meski merasa difitnah, ia memilih menanggapi situasi tersebut dengan tenang dan berharap persoalan ini tidak terus berkembang menjadi spekulasi yang merugikan banyak pihak.

Baca Juga: Profil Andrie Yunus, Aktivis KontraS yang Jadi Korban Penyiraman Air Keras: Ini Biodata, Usia, Pendidikan, hingga Akun IG

Polisi Masih Mendalami Laporan

Sementara itu, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap laporan yang telah diajukan oleh para korban. Publik pun diimbau untuk tidak berspekulasi terkait identitas maupun perkembangan kasus sebelum adanya penjelasan resmi dari aparat penegak hukum.

Proses penyelidikan diharapkan dapat mengungkap fakta secara jelas sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat.


Berita Terkait


News Update